RadarBangkalan.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengabarkan adanya gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Indonesia pada pagi hari ini, tepatnya Kamis (28/12). Gempa tersebut terpantau terjadi di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Pangandaran, Jawa Barat (Jabar), menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Di Kabupaten Kupang, gempa terjadi sekitar pukul 1.52.46 WIB dini hari dengan titik pusat gempa berada 15 kilometer barat daya Kupang. BMKG mencatat kekuatan gempa tersebut mencapai 5.1 magnitudo, dengan koordinat episentrum 10.0 LS 12378 BT dan kedalaman 23 kilometer. Guncangan yang terasa cukup signifikan ini memicu kewaspadaan di sekitar wilayah episentrum.
Sementara itu, di Pangandaran, gempa melanda pada pukul 5.43.54 WIB dengan titik pusat di laut 80 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran. Gempa ini juga dirasakan di sejumlah daerah seperti Garut, Cilacap, Pelabuhan Riau, Sukabumi, dan Bandung. Kekuatan gempa di Pangandaran mencapai 5.5 magnitudo, dengan koordinat episentrum 8.11 LS 107.89 BT dan kedalaman 14 kilometer.
Dampak dari gempa ini menciptakan ketegangan di masyarakat setempat, terutama di wilayah yang merasakan guncangan lebih kuat. BMKG menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi pasca-gempa dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
Penting untuk diingat bahwa gempa bumi merupakan peristiwa alam yang tidak dapat diprediksi secara pasti, sehingga langkah-langkah kewaspadaan dan kesiapsiagaan dianggap sangat penting. Semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan persiapan menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja.