RadarBangkalan.id - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka, telah memberikan klarifikasi yang komprehensif terkait kegiatan bagi-bagi susu yang dilakukannya dalam acara Car Free Day (CFD).
Dalam penjelasannya kepada Bawaslu Jakarta Pusat, Gibran menekankan bahwa tidak ada kegiatan yang terkait dengan partai politik yang terjadi di CFD tersebut.
"Sudah kami jelaskan di dalam bahwa kegiatan pada tanggal 3 Desember lalu di Car Free Day Jakarta sama sekali tidak melibatkan partai politik. Itu saja penjelasannya," ujar Gibran di Bawaslu Jakarta Pusat pada Rabu (3/1).
Baca Juga : Ditengah El Nino! Banjir Meluas hingga Ketinggian Air Capai 2,5 Meter
Gibran dengan tegas memastikan bahwa tidak ada temuan baru yang diungkapkan oleh Bawaslu Jakarta Pusat.
Dengan keyakinan ini, ia menegaskan bahwa tidak ada kegiatan politik yang terjadi selama acara CFD tersebut.
"Tidak ada, tidak ada, tidak ada (temuan baru). Tidak ada kegiatan politik sama sekali," jelas Gibran.
Baca Juga : Inilah Gaji Elmer Syaherman yang Viral dikabarkan Selingkuh dengan Pramugari
Sebelumnya, Bawaslu Jakarta Pusat tengah melakukan penyelidikan terkait kegiatan Gibran Rakabuming Raka di area Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin, Jakarta pada Minggu (5/12).
Penyelidikan ini dilakukan untuk memastikan apakah kegiatan pembagian susu kepada warga di CFD termasuk dalam kategori kampanye atau tidak.
Gibran mengungkapkan bahwa hingga saat ini, ia belum menerima panggilan resmi dari Bawaslu DKI Jakarta terkait kegiatan yang dilakukannya di Penjaringan atau CFD.
Oleh karena itu, ia belum mengetahui apakah sedang ada proses pengusutan terkait dugaan pelanggaran kampanye.
Baca Juga : 5 Destinasi Car Free Night Menarik untuk Merayakan Tahun Baru 2024 di Berbagai Kota
"(Belum ada panggilan dari Bawaslu) Belum," ungkap Gibran di GBK Arena, Jakarta Pusat pada Senin (5/12).
Gibran menegaskan kesiapannya untuk merespons panggilan dari Bawaslu.
Dia menyatakan bahwa timnya siap untuk berkomunikasi dan menjelaskan segala hal yang dibutuhkan oleh Bawaslu.
Gibran menambahkan bahwa selama kegiatan tersebut, mereka semua tidak menggunakan atribut atau aplikasi yang menunjukkan keterlibatan partai politik.
Baca Juga : Wakil Ketua Umum PBNU Menegaskan Bahwa Pemberhentian Ketua PWNU Jatim Merupakan Masalah Internal Organisasi
"Jika ada sesuatu yang dianggap tidak sesuai, silakan berkomunikasi dengan tim kami. Yang jelas, kami semua melakukan kegiatan tanpa atribut atau aplikasi partai politik," ucap Gibran. ***