RadarBangkalan.id - Kementerian Agama (Kemenag) mengadakan sebuah acara pernikahan massal yang meriah dalam rangka Devotion Experience (Dev-X) pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-78 Kementerian Agama. Sebanyak 78 pasangan bahagia diberikan kesempatan untuk mengikuti pernikahan massal ini, yang diselenggarakan secara gratis.
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam keterangan tertulis yang diterima, menyampaikan bahwa perayaan HAB kali ini dirancang dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, Kemenag berusaha lebih banyak mendekatkan isu-isu keagamaan kepada generasi muda dengan menghadirkan kegiatan-kegiatan yang lebih populer.
Baca Juga : Peningkatan Signifikan Jumlah Penerbangan hingga 17 Persen: Capaian AirNav Indonesia Sepanjang Tahun 2023 Mencapai 1,8 Juta
"Selama ini, isu-isu keagamaan seringkali tidak menjangkau generasi muda. Padahal, 55 persen dari populasi Indonesia adalah anak-anak muda atau kelompok usia produktif," ungkapnya.
Baca Juga : Resmi! Gaji PNS Naik 8% dan Gaji Pensiun Naik 12% Mulai Januari 2024
Menteri Yaqut menjelaskan bahwa usia Kemenag yang telah mencapai 78 tahun sebenarnya merupakan usia yang cukup tua jika dibandingkan dengan usia manusia. Meskipun demikian, dia menekankan bahwa semangat pelayanan Kemenag kepada umat harus tetap segar dan dinamis.
Baca Juga : Deklarasi Pemilu Damai dapat Memelihara Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Lebih lanjut, kegiatan pernikahan massal secara gratis ini dianggap sebagai salah satu bentuk kegiatan positif. Menikah, menurutnya, merupakan kebutuhan bagi sebagian orang, tetapi banyak pasangan yang merasa kesulitan untuk mewujudkannya.
"Kesulitan bukan hanya terkait dengan birokrasi di Kemenag, tetapi juga terkait dengan persiapan-persiapan kecil yang seringkali menjadi kendala, seperti persiapan hajatan atau resepsi," tambahnya.
Baca Juga : Demi Menjaga Daya Beli Masyarakat: Pemerintah Tidak Akan Menaikkan Tarif Listrik di Triwulan I 2024
Menteri Yaqut berharap bahwa acara pernikahan massal ini dapat menjadi solusi bagi berbagai kesulitan yang selama ini dirasakan oleh pasangan calon pengantin. Selain membebaskan biaya pencatatan nikah, Kemenag juga memberikan fasilitas pelaminan untuk para pasangan agar mereka dapat mengabadikan momen spesial tersebut. Tak hanya itu, Kemenag juga menyediakan bingkisan untuk mahar serta makanan bagi rombongan pengiring pengantin.
Pernikahan massal ini berlangsung di salah satu hall Jakarta Convention Center (JCC) pada Jumat (5/1) lalu dengan khidmat dan penuh nuansa kebahagiaan. Acara ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dukungan dari PT Tirta Investama, produsen air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua. Dukungan ini menunjukkan bahwa kegiatan positif yang dilakukan oleh Kemenag mendapat apresiasi dari masyarakat dan sektor swasta.