News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Gibran Sebut Nasi Bisa Diganti Dengan Mi Pada Menu Makan Siang Gratis, Ini Tanggapan Pakar Gizi

Azril Arham • Rabu, 7 Agustus 2024 | 17:47 WIB

 

Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka meninjau uji pelaksanaan makan siang gratis pada siswa  di SDN 4 Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Senin 5 Agustus 2024
Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka meninjau uji pelaksanaan makan siang gratis pada siswa di SDN 4 Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Senin 5 Agustus 2024

RadarBangkalan.id - Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini menyampaikan bahwa menu makanan bergizi gratis yang disediakan bagi siswa di berbagai daerah bisa berbeda-beda.

Menurut Gibran, makanan pokok sebagai sumber karbohidrat tidak harus selalu nasi setiap hari.

Jenis sumber karbohidrat dapat diganti dengan mi atau jagung. Hal ini diungkapkan Gibran saat uji coba makanan bergizi gratis di SDN 4 Tangerang, Kota Tangerang, Senin (5/8/2024).

 

"Ya di tiap daerah beda-beda ya menunya ya, mungkin tidak semuanya nasi," kata Gibran dikutip dari detikNews.

"Tidak harus setiap hari nasi, mungkin ada mi, ada jagung, nggak apa-apa, nggak masalah, asalkan sekali lagi, kebutuhan nutrisi, gizi, setiap hari terpenuhi," sambungnya.

Berkaitan dengan pernyataan tersebut, Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, Prof Dr Ir Hardinsyah, MS, menjelaskan bahwa sumber karbohidrat memang bisa didapatkan dari berbagai jenis makanan.

Menurut Prof Hardinsyah, menggantikan nasi putih dengan mi atau jagung pada waktu tertentu bisa menjadi strategi agar anak-anak tidak mudah bosan dengan makanan yang disediakan.

 

Secara umum, Prof Hardinsyah menuturkan bahwa kandungan nutrisi pada nasi putih, mi, dan jagung tidak terlalu berbeda sebagai sumber karbohidrat, meskipun masing-masing memiliki kelebihan tersendiri.

"Kalau di Indonesia, terigu (bahan dasar mi) itu kan ada peraturan Kementerian Perindustrian dan Kesehatan yang mewajibkan fortifikasi. Jadi terigu yang beredar di Indonesia memiliki kandungan zat gizi yang lebih baik, karena ditambah zat besi, asam folat, zinc, dan vitamin B," ujar Prof Hardinsyah ketika berbincang dengan detikcom, Selasa (6/8/2024).

Sementara itu, jagung kuning mengandung karotenoid, yang merupakan sumber vitamin A lebih tinggi dibandingkan dengan jagung putih atau nasi putih.

Menurut Prof Hardinsyah, penting bagi pemerintah untuk menemukan cara menentukan dan mengolah makanan yang sesuai dengan setiap daerah.

Hal ini dilakukan demi menjaga nutrisi anak dan memastikan bahwa makanan yang diberikan tetap bisa dinikmati.

"Anak di Indonesia Timur mungkin lebih suka ikan, mungkin mereka kurang suka makan daging. Tapi di Jawa, favoritnya ayam dan telur. Kalau di pedalaman, mungkin mereka lebih suka ikan air tawar. Jadi tergantung lokasi," tandasnya. ***

Editor : Azril Arham
#Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran #makan siang gratis prabowo gibran #Program Makan Siang Gratis Prabowo #makan siang gratis #Gibran Rabuming Raka #Program makan siang gratis #gibran