News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kemensos Luncurkan Aplikasi untuk Permudah Pengumpulan Donasi dan Undian Berhadiah

Azril Arham • Sabtu, 28 Desember 2024 | 15:12 WIB

 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf
Menteri Sosial Saifullah Yusuf

RadarBangkalan.id - Kementerian Sosial (Kemensos) baru saja meluncurkan aplikasi terbaru mereka, yakni Sistem Informasi Manajemen Undian Gratis Berhadiah-Pengumpulan Uang dan Barang (SIM UGB-PUB).

Aplikasi ini hadir untuk mempermudah masyarakat dan organisasi yang ingin mengajukan izin untuk pengumpulan donasi atau menyelenggarakan undian berhadiah.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang lebih akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa proses pengajuan izin melalui aplikasi ini bisa dilakukan dengan cara yang terbuka, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Izin yang diberikan juga memiliki tenggat waktu dan perlu diperbarui setiap beberapa bulan.

"Izinnya mudah banget. Setelah izin diberikan, itu berlaku selama tiga bulan. Kalau donasinya melebihi Rp 500 juta, harus ada audit dari akuntan publik. Tapi kalau di bawah itu, cukup audit internal saja dari yayasan atau badan hukum yang bersangkutan," terang Gus Ipul di acara peluncuran di kantor Kemensos, Jakarta, Jumat (27/12/2024).

 

Selain itu, Gus Ipul menambahkan bahwa lembaga atau individu yang mengajukan izin harus sudah berbadan hukum dan wajib menjelaskan tujuan serta penggunaan donasi yang terkumpul.

Ini bertujuan agar pengelolaan donasi dapat dipertanggungjawabkan dan digunakan untuk kepentingan yang jelas.

"Semuanya harus bisa dipertanggungjawabkan dengan jelas, agar hasilnya bisa digunakan untuk membantu mereka yang membutuhkan," kata Gus Ipul.

Untuk undian berhadiah gratis, ada aturan khusus yang harus diikuti. Gus Ipul mengingatkan bahwa 10 persen dari hasil perolehan undian tersebut harus diserahkan ke Kemensos.

"Kalau ada undian gratis berhadiah, ada aturannya. 10 persen dari hasil yang diperoleh, atau dari undian yang diselenggarakan untuk publik, harus disetorkan ke rekening pemerintah," lanjutnya.

Menurut Gus Ipul, setiap tahun, Kemensos bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp 140-150 miliar dari undian gratis berhadiah tersebut.

Pendapatan ini berasal dari aturan 10 persen yang dibebankan pada penyelenggara undian.

Dengan adanya aplikasi SIM UGB-PUB, Kemensos berharap proses pengumpulan donasi dan penyelenggaraan undian berhadiah bisa berjalan lebih transparan dan efisien, serta memastikan penggunaan dana yang terkumpul dapat dipertanggungjawabkan. ***

Editor : Azril Arham
#kemensos #mensos #aplikasi #undian berhadiah #gus ipul #donasi