News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Hari Kedelapan Pencarian, Dua Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan, 23 Masih Hilang

Mohammad Sugianto • Kamis, 10 Juli 2025 | 14:03 WIB
Konferensi pers operasi pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya hari kedelapan, Rabu (9/7).
Konferensi pers operasi pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya hari kedelapan, Rabu (9/7).

BANYUWANGI,Radarbangkalan.id– Upaya pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya yang karam di Selat Bali terus dilakukan tim SAR gabungan. Memasuki hari kedelapan, Rabu (9/7), dua jenazah berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Kedua korban berjenis kelamin laki-laki. Jenazah pertama ditemukan nelayan di sekitar Pantai Pebuahan, Bali, sekitar dua kilometer dari bibir pantai pada pukul 07.00 WIB. Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek biru dan kaus hitam.

Tak berselang lama, jenazah kedua ditemukan nelayan lainnya di Pantai Pengambengan, Bali, sekitar pukul 06.00 WITA. Temuan ini langsung dilaporkan ke posko SAR.

“Kondisi cuaca di Selat Bali masih menjadi tantangan utama dalam pencarian. Angin kencang, gelombang tinggi, dan arus permukaan kuat memperlambat proses evakuasi,” ujar Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyatno, yang juga bertugas sebagai SAR Mission Coordinator.

Identifikasi Korban: Satu Jenazah Teridentifikasi, Satu Masih Proses

Dari dua jenazah yang ditemukan, satu di antaranya berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Siddokkes Polresta Banyuwangi – Biddokkes Polda Jatim. Korban adalah Putu Mertayasa (43), warga Buleleng, Bali. Sementara satu korban lainnya masih dalam proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga malam Rabu (9/7), tercatat 42 korban telah berhasil dievakuasi dari total 65 orang yang masuk dalam manifest kapal. Rinciannya:

Tim SAR gabungan menyatakan bahwa operasi pencarian resmi diperpanjang hingga Jumat (11/7), mengingat masih banyaknya korban yang belum ditemukan.

Kronologi Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam saat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, pada Kamis dini hari (3/7).

Kapal sempat mengirim sinyal darurat pada pukul 00.16 WITA, namun hanya berselang tiga menit kemudian, tepat pukul 00.19 WITA, kapal mengalami blackout. Tak lama setelah itu, kapal dilaporkan terbalik dan tenggelam di titik koordinat -08°09.371', 114°25.1569'.

Cuaca ekstrem di perairan Selat Bali disebut menjadi pemicu utama kecelakaan laut ini. Gelombang tinggi mencapai 2,5 meter, ditambah angin kencang hingga 25 knots, membuat kapal kehilangan keseimbangan dan akhirnya karam.

 

Editor : Mohammad Sugianto
#bali #Korban KMP Tunu Pratama Jaya #tim sar #kmp tunu pratama