News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kronologi OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya oleh KPK Terkait Dugaan Suap Proyek

Ubaidillah • Kamis, 11 Desember 2025 | 21:42 WIB
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (10/12/2025) malam.
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (10/12/2025) malam.

Radarbangkalan.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT), kali ini terhadap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya.

Ia diamankan bersama sejumlah pihak terkait dugaan suap proyek, disertai penyitaan uang pecahan Rupiah dan logam mulia pada Rabu (10/12/2025).

Baca Juga: Direktur Utama Terra Drone Ditangkap Terkait Kebakaran Maut yang Tewaskan 22 Orang

Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, rangkaian OTT ini berawal dari permintaan keterangan kepada beberapa pihak di Jakarta dan Lampung pada Selasa (9/12/2025).

“Bermula dari permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung, pada Selasa (9/12/2025), tim kemudian melakukan kegiatan tertangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu (10/12/2025),” ujarnya.

Sehari kemudian, tim bergerak di Lampung Tengah dan menangkap lima orang, termasuk Ardito Wijaya. Saat ini, Ardito dan empat orang lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif.

KPK menyebut telah melakukan gelar perkara untuk menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka, dan konferensi pers rencananya akan digelar pada Kamis sore.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut OTT ini berkaitan dengan dugaan suap proyek di wilayah Lampung Tengah. Selain menangkap Ardito, penyidik juga menyita uang tunai dan emas sebagai barang bukti.

Baca Juga: Kasus Cek Mahar Rp 3 Miliar Palsu: Kronologi hingga Mbah Tarman Jadi Tersangka

Ardito kini berada di Gedung Merah Putih KPK, dan lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukumnya.

Ardito Wijaya Dibawa ke Jakarta dengan Koper

Ardito tiba di Gedung KPK pada Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 20.17 WIB. Ia tampak membawa koper biru dan dikawal ketat oleh penyidik serta aparat kepolisian.

Ia mengenakan kemeja hitam, jaket bermotif loreng biru, celana hitam, topi putih, serta memegang pouch di tangan kirinya.

Baca Juga: Viral Wanita Muda Ludahi Al-Qur'an di Banyuwangi, Pelaku Ditangkap Polisi

Kepada wartawan, Ardito menyampaikan bahwa saat OTT dilakukan, ia sedang berada di rumah dan membantah kabar dirinya melarikan diri.

"Di rumah aja," ucap Ardito. Ia juga menegaskan kondisinya sehat. "Alhamdulillah sehat. Boleh numpang lewat," katanya sambil menuju ruang pemeriksaan.

Baca Juga: Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Natal 2025 Resmi dari Pemerintah

Sebelum diamankan KPK, Ardito sempat menghadiri acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Nuwo Balak Gunungsugih pada Selasa (9/12/2025).

Dalam acara tersebut, ia menyampaikan pesan moral agar pelayanan dilakukan dengan kerja ikhlas dan jujur.

"Tentunya, sesuatu yang baik harus dimulai dengan keikhlasan dan kejujuran dalam berkerja. Sehingga, pelayanan akan terlaksana secara maksimal," kata Ardito Wijaya.

Tidak lama setelah acara itu, beredar kabar bahwa Ardito ditangkap KPK. Dengan cepat, KPK mengonfirmasi bahwa OTT tersebut bermula dari pengumpulan keterangan di Jakarta dan Lampung, lalu dilanjutkan dengan tindakan tangkap tangan pada Rabu (10/12/2025).

Tim mengamankan lima orang di Lampung dan membawa mereka ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Fakta Terbaru Kebakaran Gedung Terra Drone: 76 Korban, 22 Meninggal

Profil Ardito Wijaya

Ardito Wijaya lahir di Lampung Tengah pada 23 Januari 1980. Sebagai dokter dan politikus, ia baru menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah sejak 20 Februari 2025, atau sekitar sembilan bulan sebelum OTT terjadi.

Ardito berasal dari keluarga politikus. Ayahnya pernah menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah dan Wali Kota Metro.

Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Lampung Tengah sebelum melanjutkan studi kedokteran di Universitas Trisakti dan meraih gelar dokter pada 2008.

Perjalanan kariernya dimulai sebagai dokter muda di beberapa puskesmas, lalu menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular (Kabid P2PL) Dinas Kesehatan Lampung Tengah pada 2014–2016. Setelah itu, ia terjun ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pada Pilkada 2020, ia terpilih sebagai Wakil Bupati Lampung Tengah periode 2021–2025, berpasangan dengan Musa Ahmad.

Kemudian, pada Pilkada 2024, Ardito mencalonkan diri sebagai Bupati Lampung Tengah dan berhasil terpilih bersama I Komang Koheri. Hanya sembilan bulan menjabat, Ardito diamankan KPK dalam OTT pada Rabu (10/12/2025).

Baca Juga: Fakta Baru Kasus WO Ayu Puspita: Bayar Lunas Puluhan Juta, Layanan Resepsi Tak Disediakan

Editor : Ubaidillah
#kpk #Ardito wijaya #bupati lampung tengah #proyek #ott