News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Niat Puasa Rajab Sekaligus Senin Kamis 2025, Lengkap dengan Hukum dan Tata Caranya

Ubaidillah • Senin, 22 Desember 2025 | 11:55 WIB
Ilustrasi bacaan niat puasa Rajab sekaligus Senin kamis dan hukumnya. (Foto: Freepik)
Ilustrasi bacaan niat puasa Rajab sekaligus Senin kamis dan hukumnya. (Foto: Freepik)

Radarbangkalan.id - Niat puasa Rajab sekaligus puasa Senin Kamis merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan umat Islam.

Menggabungkan dua niat puasa sunnah dalam satu hari diperbolehkan menurut para ulama, selama keduanya sama-sama bersifat sunnah.

Baca Juga: Doa Buka Puasa Rajab Lengkap Arab, Latin, dan Artinya Sesuai Sunnah

Berdasarkan keputusan Lembaga Falakiyah PBNU, awal bulan Rajab 1447 H/2025 M ditetapkan bertepatan dengan hari Senin, 22 Desember 2025.

Dengan demikian, umat Islam memiliki kesempatan untuk melaksanakan puasa Rajab yang sekaligus bertepatan dengan puasa sunnah Senin Kamis.

Keputusan tersebut tertuang dalam Pengumuman Lembaga Falakiyah PBNU tentang Awal Rajab 1447 H Nomor 110/PB.08/A.II.11.13/13/12/2025.

Surat resmi ini ditandatangani oleh Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa dan Sekretaris LF PBNU H Asmui Mansur pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Baca Juga: Mengapa Hari Ibu Diperingati 22 Desember? Ini Sejarah dan Tokohnya

Penetapan awal Rajab dilakukan setelah hilal tidak teramati di seluruh wilayah Indonesia pada Sabtu, 29 Jumadal Akhirah 1447 H atau bertepatan dengan 20 Desember 2025.

Rukyatul hilal telah dilaksanakan di 21 titik pemantauan, namun seluruhnya melaporkan hasil nihil.

"Sebagai tindak lanjutnya, maka awal bulan Rajab 1447 H bertepatan dengan Senin Pon 22 Desember 2025 M (mulai malam Senin) atas dasar istikmal (menyempurnakan bulan Jumadal Akhirah menjadi 30 hari)."

Dengan ketetapan tersebut, pelaksanaan puasa Rajab pada tahun 2025 dimulai pada hari Senin yang juga menjadi waktu utama untuk menjalankan puasa sunnah Senin Kamis.

Baca Juga: Bolehkah Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadan? Ini Niat dan Penjelasannya

Baca Juga: Hasil Futsal SEA Games 2025: Indonesia Kalahkan Malaysia 2-1

Hukum Puasa Rajab

Para ulama sepakat bahwa puasa di bulan Rajab termasuk puasa sunnah yang dianjurkan, meskipun tidak terdapat dalil khusus yang mewajibkannya. Puasa ini tetap bernilai ibadah selama dikerjakan dengan niat yang ikhlas.

Baca Juga: Bolehkah Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadan? Ini Niat dan Penjelasannya

Ustaz Hanif Luthfi Lc dalam buku Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah terbitan Rumah Fiqih Publishing menjelaskan bahwa puasa sunnah Rajab boleh digabung dengan puasa sunnah lain apabila dilaksanakan pada hari yang sama.

Hal ini dianalogikan dengan puasa di awal bulan Dzulhijjah yang dapat diniatkan bersamaan dengan puasa Daud atau puasa Senin Kamis.

Niat Puasa Rajab Sekaligus Puasa Senin Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ فِي شَهْرِ رَجَبِ
وَعَنْ صَوْمَ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shouma ghadin ‘an adā’i sunnati fī syahri Rajaba wa ‘an shouma yaumal itsnaini lillāhi ta‘ālā

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Rajab esok hari dan puasa hari Senin karena Allah Ta’ala."

Doa Berbuka Puasa Rajab

Buka puasa merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Berikut bacaan doa berbuka puasa yang dapat diamalkan.

Baca Juga: Doa Buka Puasa Rajab Lengkap Arab, Latin, dan Artinya Sesuai Sunnah

Arab: اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin: Allahumma laka shumtu wabika āmantu wa ‘alā rizqika afṭartu, dzahabadh-dhama’u wabtallatil ‘urūqu wa tsabatal ajru insyā’ Allāh

Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa haus dan telah basah urat-urat, serta pahala telah ditetapkan, insya Allah.”

Doa Berbuka Puasa Singkat

Arab: ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin: Dzahaba dh-dhama’u wabtallatil ‘urūqu wa tsabatal ajru insyā’ Allāh

Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah.

Waktu Niat Puasa Rajab

Niat puasa Rajab lebih utama dilakukan pada malam hari sebelum fajar atau saat sahur. Namun karena termasuk puasa sunnah, niat masih boleh dilakukan pada pagi atau siang hari selama belum makan dan minum serta belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

Baca Juga: Bolehkah Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadan? Ini Niat dan Penjelasannya

Berbeda dengan puasa wajib seperti Ramadhan, qadha, nazar, dan kaffarat, niat puasa wajib harus dilakukan pada malam hari sebelum Subuh. Istilah ini dikenal dengan tabyitunniyah, yakni memantapkan niat sejak malam.

Tata Cara Puasa Rajab

  1. Membaca niat puasa pada malam hari atau sebelum fajar.

  2. Makan sahur karena di dalamnya terdapat keberkahan, meskipun sahur tidak bersifat wajib.

  3. Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, dan hubungan suami istri.

  4. Memperbanyak amal ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan bershalawat.

  5. Memanjatkan doa karena doa orang yang berpuasa termasuk doa yang mustajab.

  6. Menyegerakan berbuka puasa ketika waktu Magrib tiba.

  7. Membaca doa berbuka puasa sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.

Demikian penjelasan mengenai niat puasa Rajab sekaligus puasa Senin Kamis beserta doa dan tata caranya yang dapat diamalkan oleh umat Islam. Semoga bermanfaat dan menambah semangat beribadah di bulan Rajab.

Baca Juga: Valen Unggul Sementara atas Tasya di Grand Final 1 Dangdut Academy 7 Virtual Gift

Editor : Ubaidillah
#niat puasa rajab #Doa Buka Puasa Rajab #ummat Islam #bulan rajab 1447 H #Puasa Senin Kamis