News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Gempa Guncang DIY dan Jateng, 17 Perjalanan KA di Daop 6 Yogyakarta Sempat Dihentikan

Ubaidillah • Rabu, 28 Januari 2026 | 07:02 WIB
Stasiun Yogyakarta. Foto: Dok KAI
Stasiun Yogyakarta. Foto: Dok KAI

RadarBangkalan.id - Gempa bumi yang terjadi dua kali pada Selasa (27/1/2026) berdampak pada operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Wilayah tersebut mencakup Daerah Istimewa Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah bagian selatan.

Demi memastikan keselamatan, seluruh perjalanan kereta api sempat dihentikan sementara sebelum akhirnya kembali beroperasi normal.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Jawa Timur, Pusatnya 25 Km Timur Laut Pacitan

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa penghentian sementara dilakukan sebagai langkah antisipasi pascagempa. Seluruh perjalanan kereta, baik jarak jauh, kereta bandara, KRL Commuter Line, maupun kereta lokal, dihentikan untuk pemeriksaan prasarana.

“Seluruh perjalanan kereta api, baik kereta jarak jauh, kereta bandara, KRL Commuter Line, dan kereta lokal di wilayah Daop 6 Yogyakarta dihentikan sementara untuk pemeriksaan kondisi prasarana pasca gempa,” ujar Feni, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga: Heboh Isu Spons Bedak, Polisi Tegaskan Es Gabus Viral di Jakpus Aman untuk Dikonsumsi

Gempa pertama terjadi pada pukul 08.20 WIB dengan pusat gempa berada di timur laut Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan perjalanan kembali berjalan, gempa kedua terjadi sekitar pukul 13.15 WIB dengan pusat di wilayah timur Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, serta fasilitas pendukung lainnya di sepanjang lintasan kereta api.

Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Pimpin Klasemen Grup A Usai Hajar Korea Selatan 5-0

“Setelah hasil pemeriksaan tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur kereta api aman, pada pukul 13.38 WIB seluruh perjalanan kereta api diizinkan kembali melanjutkan perjalanan,” jelas Feni.

Selama proses pemeriksaan berlangsung, tercatat sebanyak 17 perjalanan kereta api terdampak dan berhenti sementara. Kereta yang terdampak antara lain KA Taksaka, Commuter Line Yogyakarta–Palur, Fajar Utama Solo, Argo Semeru, Lodaya, Argo Wilis, Sancaka Utara, Progo, Prameks, Joglosemarkerto, Ranggajati, Kertanegara, BIAS, hingga kereta tanker.

Baca Juga: Harta Kekayaan Sari Yuliati Capai Rp55,6 Miliar, Wakil Ketua DPR dari Golkar

KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kesabaran para pelanggan selama proses pemeriksaan berlangsung.

Feni menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan prosedur wajib yang harus dilakukan demi memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api tetap terjaga setelah terjadi gempa bumi.

Baca Juga: Bocoran Android 17 Mulai Terungkap, Google Fokus Rombak Tampilan dan Sistem

Editor : Ubaidillah
#Kereta api #Daerah Istimewa Yogyakarta #gempa #gempa bumi