News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Alami Kerugian Tak Main-main, Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta Resmi Berhenti Beroperasi

Ajiv Ibrohim • Senin, 6 Mei 2024 | 17:00 WIB
toko sepatu Bata/Istimewa
toko sepatu Bata/Istimewa

Radarbangkalan.id – PT Sepatu Bata Tbk. (BATA), sebuah produsen alas kaki terkemuka, telah secara resmi menghentikan operasi pabrik mereka di Purwakarta.

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kondisi perusahaan yang terus merugi akibat menurunnya permintaan.

Informasi ini disampaikan oleh manajemen perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia, yang telah berupaya keras selama empat tahun terakhir untuk menghadapi kerugian dan tantangan dalam industri alas kaki.

Pandemi yang melanda perekonomian serta perubahan perilaku konsumen yang cepat menjadi faktor utama yang mempengaruhi keputusan ini.

Permintaan terhadap produk-produk yang diproduksi di pabrik Purwakarta terus menurun, sehingga perusahaan tidak memiliki pilihan selain menghentikan produksi di sana.

Direktur & Sekretaris Perusahaan Sepatu Bata, Hatta Tutuko, mengkonfirmasi keputusan ini pada tanggal 2 Mei 2024.

Keputusan tersebut didasarkan pada keputusan direksi yang diambil pada tanggal 30 April 2024 dan disetujui oleh Dewan Komisaris sehari sebelumnya.

Penutupan pabrik di Purwakarta bukanlah kejadian pertama yang dialami oleh PT Sepatu Bata Tbk.

Selama pandemi pada tahun 2021, perusahaan juga mengumumkan penutupan 50 toko.

Dampak pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan penjualan yang signifikan bagi produsen alas kaki ini.

Pada tahun 2020, penjualan Bata mencapai Rp 496,58 miliar, turun hampir 51 persen dibandingkan dengan tahun 2019 yang mencatatkan penjualan sebesar Rp 931,27 miliar.

BATA memiliki sejarah panjang dalam industri alas kaki. Didirikan oleh Tomas Anna dan Antonin Beta pada tahun 1894 di Zlin, Cekoslowakia, perusahaan ini mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 1931 sebagai importir sepatu di Tanjung Priok.

Produksi lokal dimulai di Kalibata, Jakarta Selatan, enam tahun kemudian. Seiring dengan perkembangannya, BATA telah memperluas jangkauan produknya, termasuk sepatu kulit, sandal kanvas built up, sepatu olahraga kasual, sandal cetakan injeksi, dan lainnya.

Saham perdana BATA dicatatkan di bursa efek pada 24 Maret 1982, dan pabrik Sepatu Bata di Purwakarta telah selesai dibangun pada tahun 1994.

Dengan dasar sejarahnya yang kaya dalam industri alas kaki, BATA terus menawarkan beragam koleksi sepatu yang melayani berbagai tingkat pendapatan dan usia. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#purwakarta #kerugian #sepatu bata #bata #pabrik