RadarBangkalan.id - Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, telah berpulang ke Rahmatullah SWT, Ustadz Walid Yazid bin Abdul Qadir Jawas, seorang ulama dan tokoh Salafi Indonesia yang begitu dicintai dan dihormati.
Kabar duka ini disampaikan oleh pihak keluarga pada Kamis, 11 Juli 2024, dan membawa duka mendalam bagi umat Islam di seluruh Indonesia.
Ustadz Yazid, yang dikenal dengan sapaan akrab Ustadz Yazid, menghembuskan nafas terakhirnya di Bogor pada usia 61 tahun.
Beliau merupakan sosok penceramah yang aktif di berbagai media, termasuk buku dan channel YouTube, ceramah-ceramahnya yang penuh ilmu dan hikmah senantiasa dinanti dan diikuti oleh banyak orang.
Baca Juga: 16 Nelayan Indonesia yang Ditangkap Malaysia Dipulangkan Kembali ke Tanah Air karena Tidak Bersalah
Ustadz Yazid adalah lulusan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) dan pernah menimba ilmu dari ulama-ulama besar seperti Abdur Razaq bin Abdul Muhsin al-Abbad di Universitas Islam Madinah dan Muhammad bin Shalih al-Utsaimin di Makkah.
Beliau pun dikenal sebagai pendakwah yang menguasai kitab-kitab klasik, seperti hadits Bulughul Maram karya Ibnu Hajar al-Asqalani.
Semasa hidupnya, Ustadz Yazid telah banyak berkontribusi dalam menyebarkan syariat Islam dan membimbing umat Muslim menuju jalan yang benar.
Beliau mendirikan Pesantren Minhajus Sunnah di Dramaga, Bogor, yang menjadi lembaga pengkaderan dai selama tiga tahun.
Di pesantren tersebut, para santri dibekali dengan ilmu syariah yang kokoh, pondasi akidah yang kuat, dan manhaj yang jelas.
Karya-karya Ustadz Yazid pun tak terhitung jumlahnya, antara lain "Sifat Wudhu dan Shalat Nabi", "Syarh Arba'in An-Nawawi", "Memahami Kalimat Syahadat", "Dzikir Pagi Petang dan Setelah Shalat", serta "Amalan Sunnah Setahun".
Baca Juga: Siap Cetak Dokter Handal, Universitas Airlangga Buka Prodi Kedokteran di Banyuwangi
Semuanya menjadi warisan berharga yang akan terus bermanfaat bagi umat Islam.
Wafatnya Ustadz Yazid merupakan kehilangan besar bagi umat Islam, kegigihan beliau dalam menyebarkan ilmu dan membimbing umat patut menjadi teladan bagi kita semua.
Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau, mengampuni dosa-dosanya, dan menempatkannya di Jannah-Nya yang penuh kenikmatan.
Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT memberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Kita doakan bersama, semoga Ustadz Yazid Husnul Khotimah dan menjadikannya sebagai pahlawan di sisi Allah SWT. ***
Editor : Ajiv Ibrohim