News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pakar Gizi Ungkap Pengidap Diabetes Masih Boleh Konsumsi Nasi, Ini Alasannya

Azril Arham • Senin, 29 Juli 2024 | 23:37 WIB

 

Ilustrasi Konsumsi Nasi Putih
Ilustrasi Konsumsi Nasi Putih

RadarBangkalan.id - Konsumsi nasi bagi pasien diabetes sering kali menjadi topik yang menimbulkan banyak kekhawatiran.

Banyak pengidap diabetes dan keluarga mereka berpikir bahwa menghindari nasi sepenuhnya adalah langkah terbaik untuk mengelola kadar gula darah.

Beberapa bahkan memilih untuk mengonsumsi hanya buah dan sayur, mengabaikan nasi sama sekali.

Namun, pandangan ini ternyata tidak sepenuhnya benar. Menurut pakar gizi dari Instalasi Pelayanan Gizi Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr Cipto Mangunkusumo, Inti Makaryani, S.Gz., nasi masih dapat menjadi bagian dari diet sehat bagi penderita diabetes.

Dalam sebuah diskusi daring yang diadakan pada Senin, 22 Juli 2024, Inti Makaryani menjelaskan bahwa nasi mengandung karbohidrat yang diperlukan tubuh dan memiliki peran penting dalam menyediakan glukosa yang baik untuk otak serta energi.

"Tidak disarankan pasien diabetes hanya makan buah dan sayur tanpa nasi. Nasi mengandung karbohidrat yang tetap diperlukan untuk tubuh, dan glukosa dari nasi bermanfaat untuk otak serta sebagai sumber energi," ungkap Inti.

Hal ini menunjukkan bahwa nasi tidak harus dihindari sepenuhnya, tetapi konsumsinya harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

Bagi pengidap diabetes, penting untuk mengatur jumlah asupan nasi agar tidak berlebihan. Inti memberikan contoh konkret mengenai hal ini.

Misalnya, jika seseorang membutuhkan asupan sekitar 1.700 kalori per hari, maka mereka bisa mengonsumsi nasi putih sebanyak 100 gram saat sarapan.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 3 hingga 4 gelas nasi putih. Pengaturan porsi ini penting untuk memastikan kadar gula darah tetap stabil, dan nasi tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat.

Namun, jika seseorang ingin sepenuhnya menghindari nasi, Inti menyarankan agar mereka memilih alternatif sumber karbohidrat lain yang sehat.

Beberapa pilihan pengganti nasi yang bisa dipertimbangkan termasuk roti dan singkong.

"Saat mengganti makanan, pilihlah karbohidrat dari kelompok yang sama. Misalnya, jika nasi putih tidak tersedia, Anda bisa menggantinya dengan roti putih untuk sarapan atau memilih singkong rebus sebagai pengganti. Pilihan ini harus disesuaikan dengan kelompok bahan pangan yang Anda konsumsi," jelas Inti.

Penting untuk diingat bahwa pengelolaan diabetes melibatkan keseimbangan dan kontrol terhadap berbagai jenis makanan, bukan hanya menghindari satu jenis makanan sepenuhnya.

Dengan mengikuti saran dari pakar gizi dan mengatur asupan karbohidrat dengan bijak, pengidap diabetes masih bisa menikmati nasi dan makanan lainnya dalam porsi yang tepat. ***

 

Editor : Azril Arham
#gula darah #makan nasi #diabetes #pengidap diabetes #konsumsi nasi #nasi putih #kesehatan