RadarBangkalan.id - Mengendalikan kadar gula darah adalah prioritas utama bagi pengidap diabetes.
Selain memperhatikan asupan makanan, olahraga rutin juga sangat dianjurkan.
Namun, intensitas dan jenis olahraga harus disesuaikan dengan kondisi pengidap. Tidak hanya mengurangi tingkat stres, olahraga juga dapat menurunkan kadar gula darah dan mengurangi kebutuhan insulin.
Dikutip dari Cleveland Clinic, spesialis diabetes Sue Cotey, RN, CDCES dan Andrea Harris, RN, CDCES merekomendasikan beberapa jenis olahraga yang cocok untuk para pengidap diabetes. Apa saja olahraganya?
1. Jalan Kaki
Jalan kaki adalah olahraga yang paling populer dan sangat dianjurkan untuk pengidap diabetes.
Hal ini karena jalan kaki merupakan olahraga ringan yang mudah dilakukan hampir di mana saja.
Para pengidap diabetes bisa memulainya secara rutin lima kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit berjalan kaki cepat.
Jika dirasa tidak mampu, maka 30 menit ini bisa dibagi ke dalam tiga sesi dalam satu hari seperti pagi, sore, dan malam.
Dengan melakukan jalan kaki secara rutin, pengidap diabetes dapat merasakan penurunan kadar gula darah yang signifikan.
2. Yoga
Yoga, olahraga tradisional yang sudah dikenal lama, dapat membangun fleksibilitas, kekuatan, dan keseimbangan pada tubuh.
Ini sangat bermanfaat bagi orang-orang dengan penyakit kronis, termasuk diabetes.
Yoga juga dapat menurunkan stres dan meningkatkan fungsi saraf, yang nantinya akan mengarah kepada kesehatan mental dan kebugaran.
Menurut American Diabetes Association (ADA), yoga bisa meningkatkan kadar glukosa darah karena peningkatan massa otot.
Dengan rutin melakukan yoga, pengidap diabetes dapat merasakan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.
3. Berenang
Berenang adalah olahraga yang sangat baik untuk meregangkan dan mengendurkan otot-otot, serta mengurangi tekanan pada sendi.
Hal ini sangat bagus untuk pengidap diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa berenang dapat mengatur kadar kolesterol, membakar kalori, dan menurunkan stres bagi mereka yang mengidap atau berisiko terkena diabetes.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari berenang, disarankan untuk berenang setidaknya tiga kali seminggu selama minimal sepuluh menit dan secara bertahap menambah durasi latihan.
4. Latihan Beban
Latihan beban juga memberikan banyak manfaat bagi pengidap diabetes. Pakar diabetes Sheri Colberg mengatakan bahwa latihan beban dapat membantu menjaga massa otot yang penting untuk mengelola kadar gula darah.
"Saya tidak bisa mengatakan cukup banyak tentang manfaat latihan beban, tidak hanya untuk penderita diabetes tetapi untuk semua orang. Jika Anda kehilangan massa otot, Anda akan lebih sulit menjaga gula darah," ujar Colberg dikutip dari Everyday Health.
Seseorang bisa rutin melakukan latihan beban setidaknya dua kali dalam seminggu agar kadar gula darah dalam tubuh dapat dikelola dengan baik.
American College of Sports Medicine (ACSM) menyarankan untuk melakukan 2 hingga 3 set, dengan 8 sampai 12 repetisi untuk setiap latihan.
Manfaat Olahraga bagi Pengidap Diabetes
Berolahraga secara rutin memiliki banyak manfaat bagi pengidap diabetes, di antaranya:
- Meningkatkan Sensitivitas Insulin: Olahraga membantu tubuh menggunakan insulin lebih efisien.
- Mengontrol Berat Badan: Membantu dalam menjaga atau menurunkan berat badan yang sehat.
- Meningkatkan Sirkulasi Darah: Mengurangi risiko komplikasi diabetes seperti penyakit jantung dan stroke.
- Meningkatkan Kesehatan Mental: Olahraga dapat mengurangi stres, kecemasan, dan depresi.
Tips Aman Berolahraga untuk Pengidap Diabetes
- Konsultasikan dengan Dokter: Sebelum memulai program olahraga baru, selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan.
- Pilih Sepatu yang Tepat: Kenakan sepatu yang nyaman dan sesuai untuk menghindari cedera.
- Periksa Kadar Gula Darah: Selalu periksa kadar gula darah sebelum dan sesudah berolahraga.
- Bawa Camilan Sehat: Selalu bawa camilan sehat seperti buah atau kacang-kacangan untuk mengatasi penurunan kadar gula darah secara tiba-tiba.
Dengan memilih olahraga yang tepat dan melakukannya secara rutin, pengidap diabetes dapat mengontrol kadar gula darah dengan lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan. ***