News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Drama Politik Korea Selatan: Presiden Ditangkap, Gelar Doktor Istri Terancam

Ubaidillah • Jumat, 17 Januari 2025 | 18:43 WIB
Gelar Doktor Istri Yoon Seok Yool, Kim Keon Hee Terancam Dicabut.(AFP)
Gelar Doktor Istri Yoon Seok Yool, Kim Keon Hee Terancam Dicabut.(AFP)

Radarbangkalan.id - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol resmi ditangkap oleh Badan Investigasi Kriminal Nasional Korea Selatan pada Rabu, 15 Januari 2025, pukul 10.33 waktu setempat.

Baca Juga: Presiden Korea Selatan Ditangkap, Ketegangan Penyidik dan Paspampres Nyaris Pecah

Penangkapan ini dilakukan setelah Pengadilan Seoul mengeluarkan surat perintah penahanan sehari sebelumnya. Yoon dituduh mendalangi deklarasi darurat militer yang gagal pada 3 Desember 2024.

Selain itu, kabar terbaru juga menyebutkan bahwa istrinya, Kim Keon Hee, terancam kehilangan gelar doktor yang diperoleh dari Universitas Kookmin.

Penangkapan Presiden Yoon Suk Yeol

Penahanan ini menandai langkah tegas pihak berwenang terhadap pemimpin yang dimakzulkan. Langkah darurat militer yang dicanangkan Yoon tahun lalu memicu ketegangan politik di Korea Selatan.

Sejak itu, Yoon menghadapi tekanan dari parlemen dan publik hingga akhirnya dimakzulkan pada Desember 2024.

Penangkapan Yoon memicu perdebatan di berbagai kalangan. Sementara sebagian pihak mendukung tindakan tersebut sebagai langkah menjaga supremasi hukum, pengacara Yoon menganggap penahanan ini sebagai upaya mempermalukan kliennya.

Gelar Doktor Kim Keon Hee di Bawah Ancaman

Masalah yang melibatkan keluarga presiden tak berhenti di situ. Ibu Negara Kim Keon Hee kini menghadapi risiko pencabutan gelar doktor dari Universitas Kookmin.

Baca Juga: Tragis! Remaja 17 Tahun di Jaksel Dipaksa Layani 210 Pria Hidung Belang

Ancaman ini muncul setelah Universitas Wanita Sookmyung menyimpulkan bahwa tesis masternya terbukti hasil plagiarisme melalui penyelidikan panjang selama dua tahun yang selesai pada Desember 2024.

Lee Eun-hyung, Direktur Urusan Eksternal Universitas Kookmin, mengatakan bahwa status gelar doktor Kim akan ditinjau ulang jika gelar masternya dari Sookmyung resmi dicabut.

“Jika Sookmyung memfinalisasi pembatalan gelarnya berdasarkan temuan tersebut, Universitas Kookmin akan bersidang untuk meninjau keabsahan gelar doktornya,” ujar Lee.

Proses dan Tantangan Hukum

Proses pencabutan gelar doktor Kim bergantung pada keputusan akhir Universitas Sookmyung terkait plagiarisme.

Meski demikian, langkah ini diperkirakan akan memakan waktu karena adanya banding dari pihak Kim.

Baca Juga: Tragis! Remaja 17 Tahun di Jaksel Dipaksa Layani 210 Pria Hidung Belang

Selain itu, aturan yang memungkinkan pencabutan gelar juga menghadapi tantangan hukum karena klausul universitas baru direvisi pada 2010, sehingga penerapan retroaktif atas kasus lama tidak dijamin.

Keraguan Pengamat

Sejumlah pengamat skeptis bahwa Universitas Kookmin akan mencabut gelar doktor Kim. Hal ini dipicu oleh keputusan universitas pada 2022 yang menyatakan bahwa sebagian besar karya akademik Kim, termasuk disertasi doktoralnya, tidak melanggar etika penelitian.

Namun, dengan tekanan publik dan perkembangan terbaru kasus plagiarisme Kim, potensi perubahan sikap dari pihak universitas tetap terbuka.

Penangkapan Yoon dan kontroversi seputar Kim Keon Hee mencerminkan periode turbulensi politik dan sosial di Korea Selatan, di mana isu hukum dan etika menjadi sorotan utama publik.

Editor : Ubaidillah
#hukum #politik #korea selatan #Presiden Korea Selatan ditangkap