Radarbangkalan.id-Rumah produksi CEO Dee Company, Deeraj Kalwani, disebut telah bertemu dengan kreator meme tersebut untuk membahas potensi penggarapan film. Informasi ini mencuat usai akun TikTok @noxaasht membagikan video yang disebut-sebut sebagai teaser pada awal Mei 2025. Spekulasi makin menguat setelah Dee Company mengunggah foto pertemuan dengan kreator meme itu pada 9 Mei.
Namun, banyak warganet meragukan kelayakan konsep ini sebagai film panjang. Di media sosial, terutama TikTok dan Twitter, muncul perdebatan sengit. Kritik terutama datang dari anggapan bahwa tren brainrot AI bersifat sementara dan sulit dikembangkan menjadi narasi utuh. Beberapa netizen menilai elemen horor dan humor yang absurd dalam meme tersebut lebih cocok untuk konten pendek digital ketimbang film bioskop.
“Khawatirnya, ini hanya lucu sesaat. Sulit dibayangkan jadi film dengan cerita utuh,” tulis salah satu pengguna Twitter.
Baca Juga: Viral! Karakter Tung Tung Tung Sahur Tembus Dunia Internasional
Menanggapi kontroversi ini, Dee Company menegaskan bahwa proyek "Tung Tung Tung Sahur" masih dalam tahap penjajakan. Mereka belum mengambil keputusan final dan masih membuka ruang diskusi dengan publik.
“Kami masih mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk masukan dari audiens,” tulis pernyataan resmi mereka.
Meski belum ada kepastian apakah proyek ini akan dilanjutkan, wacana adaptasi meme ke film terus memicu perbincangan luas di ranah digital.
Editor : Mohammad Sugianto