News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

KM Barcelona VA Terbakar di Perairan Talise, TNI AL Gerak Cepat Evakuasi 280 Penumpang

Mohammad Sugianto • Senin, 21 Juli 2025 | 01:34 WIB

 

Kapal Motor (KM) Barcelona VA kebakaran saat melintas di wilayah perairan Talise, Sulawesi Utara, Minggu siang (20/7).
Kapal Motor (KM) Barcelona VA kebakaran saat melintas di wilayah perairan Talise, Sulawesi Utara, Minggu siang (20/7).

SULAWESI UTARA, Radarbangkalan.id – Kebakaran hebat terjadi di atas Kapal Motor (KM) Barcelona VA saat melintas di wilayah perairan Talise, Sulawesi Utara, Minggu siang (20/7). Kapal tersebut sedang dalam pelayaran dari Kepulauan Talaud menuju Manado dengan membawa sekitar 280 orang penumpang.

Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu terjadinya kebakaran. Namun, kobaran api yang mendadak muncul itu menyebabkan kepanikan luar biasa di kalangan awak kapal maupun penumpang.

Laksamana Pertama TNI May Franky Pasuna Sihombing, selaku Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Manado, menyampaikan bahwa pasukan TNI AL segera diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses penyelamatan.

“Prajurit TNI AL langsung turun tangan dengan cepat dalam proses evakuasi atas insiden kebakaran yang menimpa KM Barcelona VA,” ujar Franky saat memberikan keterangan pers.

Untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan, TNI AL mengerahkan dua armada utama dalam misi Search and Rescue (SAR), yakni KRI Pari-849 dan KAL Tedung Selar. Kedua kapal tersebut sudah berada di lokasi kejadian. Tidak hanya itu, dua kapal lain yang berada di sekitar lokasi kejadian—KM Barcelona IIIA dan KM Venecian—juga turut serta dalam memberikan pertolongan pertama bagi para penumpang.

Franky juga menambahkan bahwa jumlah penumpang berdasarkan informasi awal yang diterima di lapangan mencapai 280 orang. Sayangnya, dalam insiden tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Namun, kematian mereka diduga tidak berkaitan langsung dengan kebakaran, melainkan karena kondisi kesehatan yang menurun.

“Sementara ini, dari total penumpang yang ada, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, dan kabarnya mereka wafat karena sakit, bukan akibat insiden kebakaran. Data resminya masih menunggu laporan dari KSOP,” jelas Franky.

Sampai saat ini, penyebab kebakaran masih diselidiki lebih lanjut oleh otoritas terkait. Sementara itu, tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, dan berbagai instansi maritim lainnya terus melakukan langkah-langkah penyelamatan dan penanganan pasca kejadian.

Franky menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan wujud komitmen TNI AL dalam melindungi masyarakat. Ia juga mengutip arahan dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya kehadiran prajurit TNI AL di tengah masyarakat saat menghadapi musibah.

“TNI AL akan selalu hadir untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan, termasuk dalam kondisi darurat seperti ini,” pungkasnya.

 

Editor : Mohammad Sugianto
#sulawesi #kapal terbakar di laut #kapal terbakar #kapal KM Barcelona