News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Persiapan SUGBK Jelang Indonesia vs Australia Kualifikasi Piala Dunia 2026, Sudah Pasang Rumput Baru

Azril Arham • Rabu, 14 Agustus 2024 | 00:32 WIB
SUGBK Dipersiapkan Jelang Indonesia vs Australia Kualifikasi Piala Dunia 2026
SUGBK Dipersiapkan Jelang Indonesia vs Australia Kualifikasi Piala Dunia 2026

RadarBangkalan.id - Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) telah melakukan persiapan intensif menjelang pertandingan krusial antara Timnas Indonesia melawan Australia.

Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK) memastikan rumput di SUGBK telah siap untuk digunakan dalam laga ini.

Uniknya, rumput yang digunakan bukan ditanam dari awal, melainkan dipasang dengan metode khusus untuk memastikan kualitas dan ketahanan maksimal.

Pertandingan antara Indonesia dan Australia ini akan menjadi bagian dari Matchday kedua Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Laga ini dijadwalkan berlangsung pada 10 September 2024, hanya lima hari setelah Timnas Indonesia melakoni laga tandang melawan Arab Saudi pada 5 September 2024.

Dengan waktu persiapan yang terbatas, PPKGBK harus bekerja ekstra untuk memastikan lapangan dalam kondisi terbaik.

 

PSSI telah memutuskan untuk menjadikan SUGBK sebagai lokasi pertandingan penting ini, meskipun stadion dengan kapasitas 75 ribu penonton tersebut baru saja menjalani proses renovasi besar-besaran sejak akhir Juni 2024.

Renovasi ini mencakup pembongkaran lapangan lama dan pemasangan rumput baru untuk memastikan kualitas lapangan sesuai dengan standar internasional.

Setelah mencoba menanam rumput secara konvensional, PPKGBK akhirnya memilih metode pemasangan rumput jenis Zoysia Matrella yang dikenal tahan lama dan cocok untuk iklim tropis.

Metode pemasangan ini dipilih untuk mempercepat proses dan memastikan rumput siap digunakan tepat waktu.

Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi A. Kusumo, mengonfirmasi bahwa pekerjaan pemeliharaan lapangan di SUGBK telah memasuki tahap akhir, yaitu maturasi rumput.

Proses pemasangan rumput ini dimulai sejak Juli 2024, dan kini rumput tersebut tengah dalam proses pematangan agar siap digunakan pada pertandingan penting tersebut.

“Memang benar bahwa rumput di Stadion Utama GBK masih dalam tahap maturasi setelah pemasangan rumput. Sebagai pengelola GBK, kami telah melakukan upaya maksimal untuk memastikan rumput tumbuh kuat dan dalam kondisi terbaik,” ujar Rakhmadi A. Kusumo setelah menghadiri kegiatan tinjauan lapangan bersama Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dan jajarannya di SUGBK pada Senin, 12 Agustus 2024.

Proses revitalisasi lapangan atau field of play (FOP) di SUGBK ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan publik serta mendukung prestasi olahraga nasional di ajang internasional.

Revitalisasi yang dimulai sejak Juni 2024 ini mencakup berbagai aspek teknis, termasuk pemilihan rumput yang berkualitas tinggi serta perbaikan infrastruktur pendukung lainnya.

 

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PPKGBK yang telah berusaha maksimal untuk mempersiapkan rumput terbaik bagi laga melawan Australia.

“Ada perkembangan signifikan dan kami berharap rumput SUGBK siap menggelar laga melawan Australia,” tutur Yunus Nusi.

Dengan persiapan matang dan perhatian khusus terhadap kualitas lapangan, diharapkan laga antara Indonesia dan Australia dapat berlangsung tanpa hambatan teknis.

SUGBK sebagai salah satu stadion kebanggaan nasional diharapkan mampu menghadirkan atmosfer yang mendukung performa terbaik Timnas Indonesia di ajang internasional ini. ***

 

Editor : Azril Arham
#sugbk #Kualifikasi Piala Dunia 2026 #piala dunia 2026 #indonesia vs australia #stadion gbk #piala dunia #Timnas Indonesia