PAMEKASAN – Tekad untuk mengharumkan nama daerah tidak surut meski kemampuan finansial terbatas.
Atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Pamekasan akan tampil di beberapa kejuaraan.
Ketua NPCI Pamekasan Nasrullah menyatakan, ada tiga agenda besar yang sudah menanti cabang olahraganya.
Yakni, talent scouting yang akan digelar di Surabaya hingga Pekan Paralimpiade Pelajar Nasional (Peparpenas) di Jakarta.
”Sebanyak empat atlet pelajar disabilitas asal Pamekasan sudah dipastikan memperkuat kontingen Jawa Timur di ajang multievent nasional Peparpenas Jakarta tersebut,” ujarnya Kamis (14/8).
Namun, di balik prestasi dan rencana yang padat tersebut, NPCI Pamekasan harus memutar otak tentang pembiayaan.
Sebab, NPCI Pamekasan tidak mendapat dana hibah keolahragaan yang lain. Berbeda dengan cabor lainnya yang mendapat anggaran dari pemerintah daerah.
”Secara prestasi, kami juga tidak kalah. Bahkan, untuk Popda Disabilitas dan Porprov Disabilitas, kami sama-sama juara umum tiga. Banyak atlet kami juga sukses di tingkat nasional. Tapi untuk urusan anggaran pembinaan, kami tertinggal,” ujarnya.
Nasrul mengaku telah berupaya untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Tetapi, usaha yang dilakukan belum membuahkan hasil.
NPCI Pamekasan tetap tidak mendapat dana hibah di tengah kebutuhan pembinaan para atlet difabel itu.
Meski begitu, NPCI Pamekasan bertekad tetap mengawal pembinaan dan pengiriman atlet ke berbagai ajang olahraga.
Hal itu bertujuan untuk menjaga semangat juang para atlet penyandang disabilitas yang ingin mengukir prestasi. (afg/jup)
Editor : Ina Herdiyana