Dari Malang, Inkai Lanal Batuporon Buktikan Kualitas di Kejuaraan Karate Kemenpora 2026
Abdul Basri• Senin, 16 Februari 2026 | 19:59 WIB
KOMPAK: Tim Karate Inkai Lanal Batuporon foto bersama usai kejuaraan Karate Piala Kemenpora 2026 yang digelar di GOR Ken Arok, Malang (14/2).
MALANG, Radarbangkalan.id — Arena GOR Ken Arok menjadi saksi lahirnya torehan prestasi membanggakan dari Kontingen Karate Inkai Lanal Batuporon.
Dalam Kejuaraan Karate Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga 2026 yang digelar pada 14–15 Februari di Kota Malang, para atlet berhasil menunjukkan performa konsisten sekaligus mental juara di level nasional.
Sejak hari pertama pertandingan, kontingen asal Bangkalan ini langsung mencuri perhatian.
Pada Sabtu (14/2), atlet senior Dani Firmansyah sukses mengamankan medali perunggu di nomor Kata Perorangan Senior Putra.
Capaian tersebut menjadi pembuka yang krusial, sekaligus memberi suntikan kepercayaan diri bagi atlet lainnya.
Momentum positif berlanjut di hari kedua. Pada Minggu (15/2), Inkai Lanal Batuporon tampil dominan di berbagai kategori, baik nomor kata maupun kumite.
Hasil akhirnya, kontingen mengoleksi total 17 medali emas, 5 medali perak, dan 1 medali perunggu, menempatkan mereka sebagai salah satu kontingen dengan perolehan medali terbanyak dalam kejuaraan tersebut.
Sejumlah atlet muda tampil menonjol dan menjadi tulang punggung prestasi, di antaranya Hanania Kirana Danisha, Kyan Abhipraya Setyawan, Muhammad Yahya Ayyash Patarai, serta Nur Rizkiyaru Maulida.
BANGGA: Kyan Abhipraya Setyawan atlet karate kumite (+30kg) pra pemula putra Tim Karate lanal batuporon usai juara di kelas festival (14/2).
Mereka dinilai mampu menunjukkan teknik, disiplin, dan konsistensi yang mencerminkan hasil pembinaan jangka panjang.
Komandan Lanal Batuporon, Letkol Laut (P) Ari Wibowo, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
Menurutnya, prestasi para atlet merupakan refleksi dari proses latihan yang sistematis dan kedisiplinan yang dijaga secara berkelanjutan.
“Selamat atas prestasi yang telah diraih. Tetap semangat dan harus selalu disiplin,” ujar Ari Wibowo dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan semata pencapaian individu, melainkan juga membawa nama baik institusi.
Karena itu, prestasi tersebut diharapkan menjadi fondasi untuk pembinaan atlet ke depan.
“Setiap kemenangan adalah kehormatan bagi satuan. Prestasi ini semoga menjadi motivasi untuk terus berkembang dan mengukir capaian yang lebih tinggi di masa mendatang,” pungkasnya.
Kejuaraan Karate Piala Kemenpora 2026 sendiri menjadi salah satu ajang evaluasi penting dalam peta pembinaan olahraga nasional.
Capaian Inkai Lanal Batuporon memperlihatkan bahwa pembinaan atlet di daerah, jika dilakukan secara konsisten, mampu bersaing dan berkontribusi pada prestasi olahraga di tingkat nasional. ***