News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kontroversi Gemini AI: Video Demo Google Dipertanyakan, Muncul Keraguan Terhadap Keunggulan Terbaru

Raditya Mubdi • Selasa, 12 Desember 2023 | 04:32 WIB
Ilustrasi Akses File Tersembunyi di HP OPPO
Ilustrasi Akses File Tersembunyi di HP OPPO

RadarBangkalan.id - Google baru-baru ini menggebrak industri kecerdasan buatan dengan merilis model terbarunya, Gemini AI.

Disebut sebagai pesaing serius bagi GPT-4 Open AI, Google menyatakan keunggulan Gemini dengan mencapai skor 90,04% pada benchmark MMLU.

Namun, sorotan tajam muncul terkait autentisitas video demo Gemini AI yang dihadirkan oleh perusahaan Google.

Gemini diklaim melebihi kinerja GPT-4, memiliki kemampuan unggul dalam berinteraksi secara real-time, memahami visual, dan merespons perintah kompleks.

Namun, penyelidikan Bloomberg membuka pintu rahasia di balik demonstrasi ini, mengungkapkan bahwa video tersebut telah mengalami pengeditan untuk menciptakan ilusi respons langsung.

Frame gambar diam dan perintah sebelumnya menjadi dasar demonstrasi, bukan interaksi real-time yang dijanjikan.

Oriol Vinyals dari Google membela video tersebut dengan mengklaim bahwa tujuannya adalah untuk menginspirasi pengembang dengan menampilkan potensi pengalaman pengguna yang didukung oleh Gemini.

Meskipun demikian, banyak pihak meragukan kemampuan Vinyals untuk meredakan ketidakcocokan antara presentasi video dan kenyataan teknologi Gemini.

Penafian resmi Google di YouTube menyebutkan pengurangan latensi dan output yang lebih singkat, tetapi tanpa memberikan rincian terperinci mengenai pengeditan yang diakui oleh Bloomberg.

Perbedaan ini menimbulkan kekhawatiran akan keotentikan AI Gemini, menambah daftar kontroversi setelah insiden serupa dengan demo terburu-buru Bard AI pada tahun 2023.

Meskipun Google telah menjadi pionir dalam penelitian Machine Learning (ML), tantangan komunikasi efektif terus menghantui perusahaan ini.

Kemampuan untuk menjelaskan dengan jelas dan meyakinkan mengenai keunggulan alat AI mereka terbukti sulit.

Waktu yang akan menentukan apakah Gemini mampu memenuhi ekspektasi yang diumumkan atau malah terjerembab dalam keraguan.

Gemini AI, diakui sebagai model kecerdasan buatan terdepan dari Google, memiliki daya tangkap yang unik.

Tidak hanya memahami teks, tetapi juga video, audio, dan gambar, model multimodal ini diklaim mampu menyelesaikan tugas-tugas kompleks.

Termasuk di dalamnya adalah kemampuan untuk memahami dan menghasilkan kode berkualitas tinggi, bahkan dalam berbagai bahasa pemrograman.

Keistimewaan Gemini terletak pada desainnya yang memungkinkan kemampuan multimodal sejak awal.

Hal ini memberikan fleksibilitas untuk menggeneralisasi dan memahami berbagai jenis informasi dengan lancar.

Meskipun demikian, publik masih menantikan apakah Gemini dapat mengatasi kontroversi seputar autentisitas video demo dan benar-benar memenuhi harapan yang dijanjikan oleh Google.***

Editor : Raditya Mubdi
#gemini #ai #google