Radarbangkalan.id – Pendiri Xiaomi, Lei Jun, secara resmi mengumumkan pembukaan pabrik ini sebagai tonggak penting bagi perusahaan tersebut.
Pabrik ini tidaklah biasa, karena dilengkapi dengan teknologi dan sistem produksi yang dikembangkan secara internal oleh Xiaomi, dan diperkirakan mampu menghasilkan lebih dari 10 juta unit smartphone andalan per tahunnya.
Pengumuman pembukaan pabrik ini menandai langkah besar Xiaomi dalam mengembangkan fasilitas manufaktur mereka sendiri yang berskala besar, serta menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dalam industri ini.
Menurut laporan dari Gizmochina, pengumuman ini datang hanya beberapa hari sebelum peluncuran salah satu produk unggulan Xiaomi yang sangat dinantikan, yakni Xiaomi 14 Ultra.
Lei Jun juga memastikan bahwa teknologi inovatif yang digunakan dalam produk-produk terbaru seperti Xiaomi 14 Bay Blue dan 14 Ultra telah diuji dan divalidasi di pabrik ini.
Keunggulan utama dari pabrik pintar ini terletak pada tingkat pengembangan internal yang mencapai 96,8 persen untuk pengujian komponen dan peralatan pengemasan, serta 100 persen untuk perangkat lunak pabrik.
Tingkat pengembangan yang tinggi ini memungkinkan pabrik untuk menciptakan proses produksi yang sangat otomatis dan digital.
Mesin-mesin yang ada di pabrik ini dilengkapi dengan kemampuan untuk melakukan analisis mandiri dan pengambilan keputusan berdasarkan data real-time, menciptakan lingkungan produksi yang adaptif dan efisien.
Baca Juga : Apple Vision Pro Kembali Dapat Keluhan, Kali Ini Terkait Layar yang Retak
Secara keseluruhan, pabrik pintar ini memiliki kemampuan untuk terus belajar dan berkembang sendiri, yang pada gilirannya memastikan kualitas dan efisiensi produksi yang konsisten.
Hal ini menunjukkan komitmen Xiaomi dalam menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi kepada konsumen mereka, sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan dalam pasar yang semakin kompetitif.
Tidak hanya merupakan pencapaian pertama Xiaomi dalam bidang manufaktur cerdas, namun pabrik pintar ini juga menjadi penerus dari fasilitas manufaktur cerdas pertama perusahaan yang berlokasi di Beijing Yizhuang.
Meskipun lebih kecil dari pendahulunya, pabrik ini memiliki ukuran sepuluh kali lebih besar dan menampilkan lini produksi cerdas generasi kedua yang dirancang khusus untuk memproduksi telepon pintar.
Baca Juga : Perubahan Persyaratan Sistem WhatsApp, Pengguna Smartphone Xiaomi Lawas Akan Kehilangan Akses
Lini produksi tersebut mencakup berbagai tahapan mulai dari pemasangan dan pengujian papan sirkuit hingga perakitan akhir, pengemasan, dan pengiriman, dengan estimasi nilai keluaran mencapai CNY 60 miliar per tahun.
Dengan fasilitas produksi yang canggih ini, Xiaomi berharap dapat terus memperkuat posisinya di pasar smartphone global dengan menghadirkan produk-produk yang inovatif dan berkualitas tinggi kepada konsumen mereka.
Salah satu contoh dari komitmen ini adalah peluncuran Xiaomi 14 Ultra yang dijadwalkan pada 22 Februari.
Baca Juga: Daftar Perusahaan Pabrik Rokok di Pasuruan yang Berkontribusi Besar terhadap Penerimaan Cukai di Tingkat Nasional
Smartphone ini diharapkan menawarkan berbagai fitur unggulan seperti kamera utama Sony LYT900 yang bertenaga dengan OIS dan aperture variabel hingga f/1.6.
Selain itu, Xiaomi 14 Ultra juga dilengkapi dengan tiga kamera sekunder yang meliputi lensa ultrawide 50 MP, telefoto 50 MP, dan lensa telefoto periskop 50 MP.
Fitur lain yang diharapkan hadir dalam Xiaomi 14 Ultra termasuk desain punggung dan layar datar, layar AMOLED 6,73 inci dengan kecepatan refresh 120Hz dan dukungan HDR10 , serta opsi bingkai titanium untuk kekuatan tambahan.
Dengan spesifikasi yang kuat seperti prosesor Snapdragon 8 Gen 3, RAM 16GB, penyimpanan 512GB, dan baterai 5.300 mAh dengan pengisian cepat, Xiaomi 14 Ultra menjanjikan pengalaman pengguna yang luar biasa. ***