News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Hindari Pengguanaan Anti Gores Layar Berbahan UV Cair Karena Berpotensi Merusak Layar Smartphone

Ajiv Ibrohim • Kamis, 14 Maret 2024 | 21:31 WIB
Ilustrasi: Layar smartphone rusak karena goresan. (Gizchina).
Ilustrasi: Layar smartphone rusak karena goresan. (Gizchina).

Radarbangkalan.id – Dalam era di mana kebanyakan smartphone telah dilengkapi dengan layar yang memiliki tingkat ketahanan terhadap goresan hingga level tertentu, masih ada risiko bagi layar untuk tergores seiring penggunaan yang berkelanjutan.

Untuk mengatasi hal ini, muncul banyak aksesori pelindung layar tambahan yang tersedia di pasaran, yang dikenal sebagai anti gores layar.

Aksesori ini bervariasi dalam bahan yang digunakan, mulai dari plastik, PPF, hingga UV cair.

Namun, peringatan baru-baru ini dari sub-merek Xiaomi, Redmi, telah menyoroti bahaya yang terkait dengan penggunaan pelindung layar berbahan UV cair.

Meskipun pelindung ini populer di kalangan pengguna smartphone, terutama bagi perangkat dengan layar melengkung, Xiaomi menggarisbawahi risiko yang mungkin timbul dari penggunaannya.

Pengguna diimbau untuk menghindari penggunaan aksesori dengan bahan ini karena adanya potensi kerusakan.

Baca Juga : Kabupaten Demak Kembali Dilanda Bencana Banjir, Rumah-rumah Terendam Air

Perekat cair yang digunakan dalam pelindung layar UV cair dapat meresap ke area sensitif seperti tombol, port pengisian daya, dan lubang speaker pada perangkat, yang dapat menyebabkan masalah seperti restart tidak terduga, kegagalan fungsi tombol, bahkan kerusakan pada casing ponsel.

Xiaomi juga menegaskan bahwa penggunaan jenis pelindung layar ini dapat membatalkan garansi perangkat.

Baca Juga : Sejumlah Kereta Api Alami Keterlambatan Akibat Dampak Banjir Semarang

Sebagai alternatif, Xiaomi merekomendasikan pengguna untuk mempertimbangkan penggunaan pelindung layar tradisional seperti kaca tempered, kaca non-temper, atau film elektrostatik.

Jenis-jenis pelindung layar ini menawarkan perlindungan tanpa risiko terhadap intrusi cairan.

Baca Juga : Prakiraan Cuaca BMKG Kota Semarang, Cuaca Ekstrem dan Banjir Masih Mengintai

Selain peringatan dari Xiaomi, Apple juga baru-baru ini mengeluarkan panduan terkait paparan cairan bagi iPhone.

Perusahaan ini sangat menyarankan untuk menghindari praktik umum seperti menempatkan iPhone basah di dalam sekantong beras mentah, dan juga memperingatkan agar tidak memasukkan kapas, tisu, atau benda serupa ke dalam port pengisian daya.

Prosedur yang disarankan oleh Apple untuk mengatasi cairan di port pengisian daya termasuk mencabut kabel, mengetuk iPhone secara perlahan untuk menghilangkan kelebihan cairan, dan membiarkannya mengering di tempat yang memiliki aliran udara selama minimal 30 menit.

Langkah-langkah ini diambil untuk menghindari risiko kerusakan lebih lanjut pada perangkat.

Baca Juga : PJ Gubernur Jatim Adhy Karyono Tinjau Banjir di Wilayah Bangkalan

Dengan demikian, kesadaran akan bahaya penggunaan pelindung layar berbahan UV cair dan paparan cairan pada perangkat seperti iPhone adalah penting bagi para pengguna smartphone untuk menjaga perangkat mereka tetap dalam kondisi optimal dan meminimalkan risiko kerusakan yang tidak perlu. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#UV #smartphone #anti gores #layar