Radarbangkalan.id - Seorang pemuda yang diduga terlibat dalam pencurian ponsel tertangkap basah oleh warga sekitar.
Setelah insiden tersebut, warga meminta pelaku memberikan klarifikasi atas tindakannya. Proses klarifikasi ini direkam dalam sebuah video yang kemudian menjadi viral.
Baca Juga: Viral! Guru SD di Banyuasin Digotong Bersama Motornya Melintasi Banjir
Dalam video tersebut, pemuda tersebut dengan sopan meminta maaf dan mengakui kesalahannya.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, mohon maaf kejadian hp ini saya tidak sengaja dan saya tidak niat sekalipun untuk membawa hp ini," ungkapnya.
Ia melanjutkan penjelasannya dengan pernyataan yang kini viral:
"Karena manusia itu tempatnya salah dan lupa, wajar manusia bukan nabi boy," tambahnya.
Namun, kalimat tersebut tampaknya memicu emosi salah satu warga di lokasi. Warga yang kesal langsung melayangkan tamparan ke wajah pemuda tersebut.
Momen ini terekam dalam sebuah video singkat yang diunggah oleh akun Instagram @merindink dengan keterangan "Dugaan pencurian ponsel oleh seorang lelaki muda."
Video tersebut mendapatkan tanggapan beragam dari netizen.
"Dia sudah minta maaf pak. Jangan main hakim sendiri," tulis akun @wahyoebos.
"Disuruh klarifikasi malah kata-kata hari ini," ujar @haafidim.
"Saya sangat tidak setuju kepada orang yang menamparnya!" tulis akun @nurajijahserli.
"Kurang puas tamparannya kurang kenceng," canda @anthonytheo1006.
Baca Juga: Viral Kisah Driver Ojol Gendong Anak, Terungkap Alasan dan Keberadaan Istri
Kejadian ini menjadi perhatian publik, mengundang perdebatan tentang etika dalam menyelesaikan masalah di masyarakat.
Di satu sisi, permintaan maaf pemuda tersebut diapresiasi, tetapi tindakan main hakim sendiri tetap menjadi sorotan utama warganet.
Editor : Ubaidillah