News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Viral MBG Dibagikan Pakai Plastik, SPPG Pandeglang Beri Klarifikasi

Ubaidillah • Minggu, 11 Januari 2026 | 04:02 WIB
Ilustrasi ompreng. (ANTARA FOTO/Andry Denisah)
Ilustrasi ompreng. (ANTARA FOTO/Andry Denisah)

Radarbangkalan.id - Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, memberikan klarifikasi terkait viralnya video distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memperlihatkan makanan disajikan menggunakan kantong plastik.

Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, menjelaskan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Kamis (8/1).

Baca Juga: Swiss Stage M7 Mobile Legends 2026 Dimulai, Onic dan Alter Ego Wakili Indonesia

Pada hari itu, SPPG Karyasari menyiapkan menu MBG untuk kelompok penerima manfaat 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Dimas menegaskan seluruh makanan telah dipersiapkan dan didistribusikan menggunakan ompreng sesuai prosedur yang berlaku.

Namun, setelah ompreng tiba di lokasi penerima manfaat, terjadi perubahan dalam penyajian yang dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak SPPG.

Baca Juga: Penyanyi Dangdut Denada Digugat Anak Kandung, Dituntut Ganti Rugi Miliaran Usai 24 Tahun Ditelantarkan

"Namun setelah ompreng tiba di tempat oleh ibu kader, yang bersangkutan makanan yang di dalam ompreng dipindahkan dan disatukan penyajiannya di dalam kantong plastik karena ibu kader memiliki alasan spontanitas," jelas Dimas dalam keterangan resmi, Sabtu (10/1).

"Setelah itu, oleh ibu kader diberikan kepada penerima manfaat yaitu bumil, busui, dan balita. Ompreng kembali dibawa pulang oleh sopir dengan keadaan kosong," lanjutnya.

Dimas menyebutkan pihak SPPG Karyasari baru mengetahui kejadian tersebut keesokan harinya setelah menerima laporan terkait potongan video yang beredar di media sosial dan memperlihatkan penyajian MBG menggunakan kantong plastik.

"Setelah video tersebut viral kami pihak SPPG Karyasari Sukaresmi mengundang para ibu kader untuk komunikasi lebih dalam.

Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penghasutan dan Penistaan Agama

Ibu kader datang pada Jumat, 9 Januari, pukul 09.00. Ibu kader mengklarifikasi bahwasanya mereka memang memasukkan menu tersebut ke dalam plastik karena keadaan spontanitas yang terjadi," kata Dimas.

Klarifikasi juga disampaikan Koordinator Kader Posyandu Desa Pasirkadu, Kecamatan Sukaresmi, Lusi.

Ia menegaskan perlu adanya pelurusan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait kondisi makanan dalam video yang beredar.

"Perlu kami luruskan, bukan seperti yang terlihat di video itu. Kejadiannya sangat spontan, ditambah cuaca saat itu tidak memungkinkan.

Baca Juga: Eks Direktur SMA Akui Terima 7.000 Dollar AS dalam Kasus Korupsi Laptop Chromebook

Akhirnya makanan kami pindahkan dari ompreng ke plastik semata-mata karena khawatir terkena air hujan," jelas Lusi.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menegaskan bahwa penyajian makanan dalam program MBG wajib mengikuti standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.

Penggunaan ompreng sebagai wadah distribusi dinilai penting untuk menjamin keamanan pangan dan kualitas gizi bagi seluruh penerima manfaat.

Baca Juga: 7 Video CCTV Jadi Bukti Kunci Kasus Dugaan Perzinahan Insanul Fahmi dan Inara Rusli

Editor : Ubaidillah
#viral #Mbg #BGN #sppg karyasari #SPPG