News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Tim Gabungan Evakuasi Korban Banjir di Kabupaten Bangkalan, 2.000 Orang Terdampak

Ubaidillah • Rabu, 13 Maret 2024 | 20:18 WIB
Banjir menerjang empat desa di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dan berdampak terhadap 2.000 warga. (ANTARA)
Banjir menerjang empat desa di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dan berdampak terhadap 2.000 warga. (ANTARA)

RadarBangkalan.id - Sebuah tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), polisi, dan TNI,

telah melakukan evakuasi terhadap korban banjir di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada hari Selasa.

Banjir tersebut terjadi menyusul hujan deras yang mengguyur daerah tersebut pada Senin (11/3), yang menyebabkan empat desa di Kecamatan Arosbaya tergenang banjir.

"Wakapolres Bangkalan, Kompol Andi Febrianto, menyatakan bahwa ada sekitar 2.000 orang yang terdampak banjir kali ini dan sebagian dari mereka terpaksa kami evakuasi ke tempat yang lebih aman," ungkapnya pada hari Selasa (12/3).

Kompol Andi Febrianto memimpin langsung proses evakuasi korban banjir di Kecamatan Arosbaya bersama dengan Kabag Ops AKP Polres Bangkalan Moch Rivai, dan Kasat Samapta AKP Buntoro.

Banjir yang disebabkan oleh hujan deras di wilayah tersebut menggenangi empat desa, yaitu Desa Buduran dengan sekitar 700 warga terdampak,

Desa Plakaran dengan 200 warga terdampak, Desa Tambegan dengan 15 warga terdampak, dan Desa Arosbaya dengan sekitar 1.100 warga terdampak.

Proses evakuasi dilakukan sejak pagi hingga sore menggunakan perahu karet. Ketinggian genangan air di lokasi terdampak bervariasi antara satu hingga 1,5 meter, bahkan ada yang mencapai atap rumah warga.

"Andi menjelaskan, 'Sampai sore ini kami bersama Kodim 0829 Bangkalan dan BPBD melakukan upaya evakuasi secara bertahap di rumah-rumah warga yang terdampak banjir. Total sekitar 2.000an warga yang kami evakuasi di SPBU Arosbaya.'"

Lokasi banjir yang paling parah terjadi di Kecamatan Arosbaya, yang berada di akses jalan menuju Kecamatan Geger, terutama di Desa Buduran yang tak bisa dilalui kendaraan.

Kompol Andi menambahkan, "Untuk sementara akses Arosbaya menuju Geger via Desa Buduran ke timur belum bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat karena genangan air yang cukup tinggi.

Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk mencari alternatif jalan lain dan untuk tetap waspada serta tidak berada di luar rumah jika tidak ada hal-hal yang penting."

Selain Kabupaten Bangkalan, banjir juga melanda Kabupaten Sampang dan Pamekasan di Madura. Banjir di Kabupaten Sampang mengakibatkan terendamnya Kecamatan Jrengik dan menutup akses jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Sampang dengan Kabupaten Bangkalan.

Sementara itu, di Pamekasan, banjir terjadi di Jalan Trunojoyo Pamekasan, yang disebabkan oleh luapan Sungai Kalisemajid dan Sungai Kalikloang.

Editor : Ubaidillah
#Banjir bangkalan #7 Kecamatan #Kecamatan Arosbaya #Banjir Rendam 7 Kecamatan di Bangkalan #Madura terendam banjir #korban banjir #hujan deras #curah hujan tinggi #terdampak banjir