
RadarBangkalan.id - Daging merah olahan seperti sosis dan produk sejenisnya memang praktis dan mudah ditemukan. Namun, konsumsi terlalu sering dalam jangka panjang perlu diperhatikan karena sejumlah penelitian mengaitkannya dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan, termasuk penyakit ginjal.
Ahli gizi Annamarie Rodriguez, MS, RDN, mengatakan pola makan merupakan salah satu faktor yang masih dapat dikendalikan untuk membantu menjaga kesehatan ginjal.
Baca Juga: Dokter Ungkap Hubungan Berat Badan dan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi
"Strategi diet atau nutrisi sering kali merupakan faktor-faktor yang bisa dikendalikan," ujar Annamarie.
Beberapa kandungan dalam daging merah olahan, mulai dari lemak jenuh hingga natrium, dapat memberikan tekanan tambahan pada tubuh dan ginjal jika dikonsumsi secara berlebihan.
1. Tinggi Lemak Jenuh
Daging merah olahan termasuk sumber protein yang dapat mengandung lemak jenuh cukup tinggi. Sebagai gambaran, satu buah sosis dapat mengandung sekitar 2 gram lemak jenuh.
Menurut ahli gizi kesehatan ginjal Jessica Clancy-Strawn, MA, konsumsi lemak jenuh berlebihan dapat berkontribusi terhadap resistensi insulin.



