RadarBangkalan.id - Ketika mendengar kata probiotik, banyak orang langsung membayangkan yogurt. Padahal, sumber probiotik tidak hanya berasal dari produk susu fermentasi. Sejumlah makanan tradisional hingga pangan fermentasi yang mudah ditemukan sehari-hari juga mengandung mikroorganisme baik yang bermanfaat bagi kesehatan usus.
Guru Besar Mikrobiologi Universitas Indonesia, Wellyzar Sjamsuridzal, menjelaskan bahwa probiotik adalah mikroorganisme hidup yang dapat memberikan manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup.
Baca Juga: Benjolan di Leher Belum Tentu Gondongan, Dokter Jelaskan Bedanya dengan Gondok
Menurutnya, probiotik berperan membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, mendukung sistem pencernaan, memperkuat daya tahan tubuh, hingga berkontribusi terhadap proses metabolisme.
Berikut lima sumber probiotik yang relatif mudah ditemukan dan dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.
1. Tempe
Tempe merupakan makanan fermentasi khas Indonesia yang dibuat dari kedelai menggunakan jamur Rhizopus.
Selain dikenal sebagai sumber protein nabati berkualitas tinggi, tempe juga mengandung mikroorganisme hasil fermentasi yang bermanfaat bagi kesehatan saluran cerna.
Baca Juga: Apakah Nutrisi Susu Hilang Setelah Dipanaskan? Profesor IPB Beri Penjelasan
Baca Juga: Viral Influencer Minum 11 Suplemen Sekaligus, Amankah bagi Kesehatan? Ini Kata Ahli
Tempe kaya akan:
- Protein nabati
- Serat
- Vitamin B
- Zat besi
- Magnesium
Karena kandungan gizinya yang lengkap, tempe sering direkomendasikan sebagai bagian dari pola makan sehat dan seimbang.
Baca Juga: Tak Bisa BAB Meski Makan 7 Pepaya, Wanita Ini Alami Sembelit Parah Selama 23 Tahun
2. Tape Singkong
Tape singkong dihasilkan melalui proses fermentasi yang melibatkan ragi sehingga sebagian pati dipecah menjadi gula sederhana.
Selain memiliki rasa manis alami, tape mengandung khamir (yeast) dan bakteri asam laktat yang masih hidup ketika produk masih dalam kondisi segar.
Manfaat tape singkong antara lain:
- Lebih mudah dicerna dibanding singkong biasa
- Mengandung mikroorganisme hasil fermentasi
- Menjadi alternatif camilan berbasis pangan fermentasi
Meski demikian, konsumsi tape tetap perlu dibatasi karena mengandung gula yang terbentuk selama proses fermentasi.
Baca Juga: BGN Ungkap Penyebab Ribuan Dapur MBG Disuspend, dari Dugaan Mark Up hingga Kasus Keracunan
3. Kombucha
Kombucha merupakan minuman fermentasi yang umumnya dibuat dari teh hitam atau teh hijau yang difermentasi menggunakan kultur bakteri dan ragi.
Minuman ini mengandung berbagai senyawa hasil fermentasi, termasuk asam organik dan mikroorganisme yang berpotensi mendukung kesehatan usus.
Namun, kandungan probiotik dalam kombucha dapat berbeda-beda tergantung metode produksi dan proses fermentasi yang digunakan.
Baca Juga: Kenkulus Viral Disebut Balita Genius, Ini Menu Makanan Favorit yang Dikonsumsi Sejak Kecil
4. Kimchi
Kimchi merupakan makanan fermentasi populer asal Korea yang dibuat dari sawi putih, lobak, dan berbagai bumbu.
Selama proses fermentasi, kimchi menghasilkan bakteri asam laktat yang berperan sebagai probiotik alami.
Selain probiotik, kimchi juga mengandung:
- Serat
- Vitamin
- Mineral
- Senyawa antioksidan
Kombinasi tersebut menjadikan kimchi sering dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan pencernaan dan sistem imun.
Baca Juga: Orang Indonesia Dinilai Terlalu Banyak Konsumsi Karbohidrat, Asupan Protein Sering Terlupakan
5. Yogurt
Yogurt tetap menjadi salah satu sumber probiotik paling populer di dunia.
Yogurt dibuat melalui fermentasi susu menggunakan bakteri seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus.
Baca Juga: Kenapa Pelari Sering Mules Sebelum Race? Dokter Ungkap Penyebabnya
Selain membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, yogurt juga mengandung:
- Protein
- Kalsium
- Vitamin B2
- Vitamin B12
Menurut Prof Wellyzar, yogurt dapat menjadi pilihan sarapan maupun camilan bernutrisi karena memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus menyediakan probiotik.
Baca Juga: Gejala Stroke pada Anak Muda Kerap Tak Disadari, Ini Tanda-Tandanya
Mengapa Probiotik Penting untuk Kesehatan?
Probiotik berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam usus. Ketika keseimbangan tersebut terjaga, berbagai fungsi tubuh dapat berjalan lebih optimal.
Manfaat probiotik yang sering dikaitkan dengan penelitian ilmiah meliputi:
- Membantu proses pencernaan
- Menjaga kesehatan usus
- Mendukung sistem kekebalan tubuh
- Membantu menjaga keseimbangan mikrobiota
- Mendukung metabolisme tubuh
Karena itu, konsumsi makanan fermentasi yang mengandung probiotik dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Baca Juga: Viral Wanita Kena Kanker Kulit Usai 18 Tahun Pakai UV Nail Lamp, Ini Kata Dokter
Tempe Jadi Alternatif Probiotik Alami
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kandungan gula pada beberapa produk yogurt, tempe kini semakin dilirik sebagai sumber probiotik alami yang mudah ditemukan dan terjangkau.
Selain kaya protein, tempe juga menjadi salah satu pangan fermentasi khas Indonesia yang memiliki nilai gizi tinggi dan berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan usus tanpa tambahan gula yang berlebihan.
Baca Juga: Main HP sampai Larut Malam Bisa Tingkatkan Risiko Hipertensi dan Stroke
Editor : Ubaidillah