RadarBangkalan.id - Amerika Serikat dan Iran resmi menyepakati gencatan senjata selama dua pekan pada 7 April 2026, setelah konflik bersenjata yang berlangsung lebih dari satu bulan sejak akhir Februari.
Bagi Iran, kesepakatan ini dianggap sebagai kemenangan diplomatik. Pemerintah Teheran menyatakan bahwa Amerika Serikat menerima 10 tuntutan utama yang diajukan sebagai syarat penghentian konflik dan dimulainya perundingan damai.
Baca Juga: Gencatan Senjata AS-Iran 2 Pekan Disepakati, Trump Klaim Peluang Damai Nyata
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan pentingnya menjaga persatuan nasional selama masa gencatan senjata, sekaligus merayakan keberhasilan tersebut.
Selat Hormuz Dibuka Selama Gencatan Senjata
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan bahwa jalur pelayaran di Selat Hormuz akan kembali dibuka selama periode dua minggu.
Baca Juga: Arsenal Bungkam Sporting 1-0, Havertz Jadi Pahlawan di Menit 91
Pembukaan ini dilakukan melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran dan mempertimbangkan kondisi teknis di lapangan. Sebelumnya, jalur strategis tersebut sempat ditutup akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Baca Juga: Bayern Munich Kalahkan Real Madrid 2-1 di Bernabeu, Modal Penting ke Leg Kedua
Trump Klaim AS Juga Menang
Di sisi lain, Presiden Donald Trump tetap mengklaim kemenangan dari pihak Amerika Serikat. Ia menyebut bahwa seluruh tujuan militer telah tercapai dan kesepakatan ini menjadi langkah menuju perdamaian jangka panjang di Timur Tengah.
Baca Juga: Viral Pengakuan Anak Denada di TikTok, Sosok Ayah Kandung Disebut “Orang Aceh”
Trump juga mengungkapkan bahwa proposal 10 poin dari Iran dinilai sebagai dasar yang layak untuk negosiasi lebih lanjut.
Menurutnya, sebagian besar perbedaan antara kedua negara kini telah berhasil dijembatani.
Daftar 10 Tuntutan Iran ke Amerika Serikat
Berikut 10 poin tuntutan Iran yang menjadi dasar kesepakatan gencatan senjata:
Baca Juga: Napoli Gusur AC Milan di Klasemen Liga Italia Usai Menang 1-0
. Komitmen AS untuk menjamin non-agresi terhadap Iran
• Pengakuan kontrol Iran atas Selat Hormuz
• Pengakuan hak Iran untuk pengayaan uranium
• Pencabutan seluruh sanksi primer
• Pencabutan seluruh sanksi sekunder
• Pembatalan resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Iran
• Pembatalan resolusi Dewan Gubernur IAEA
• Pembayaran kompensasi atas kerusakan akibat konflik
• Penarikan pasukan tempur AS dari kawasan
• Penghentian konflik di seluruh front, termasuk di Lebanon
Kesepakatan ini dinilai sebagai langkah awal menuju stabilitas kawasan, meskipun implementasi dari setiap poin masih akan menjadi fokus utama dalam perundingan lanjutan.
Peluang Perdamaian Masih Bergantung Negosiasi
Meski kedua pihak sama-sama mengklaim kemenangan, masa gencatan senjata dua pekan ini akan menjadi penentu arah hubungan ke depan.
Baca Juga: Juventus vs Genoa 2-0, Gol Bremer dan McKennie Bawa Bianconeri Menang
Jika negosiasi berjalan lancar, peluang terciptanya perdamaian permanen di Timur Tengah semakin terbuka. Namun, jika gagal, konflik berpotensi kembali memanas dalam waktu dekat.
Editor : Ubaidillah