News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kasihan, Anak Korban Masih Kecil-Kecil, Pembunuhan Siti Maimuna di Sampang Masih Misteri

Abdul Basri • Jumat, 12 Januari 2024 | 02:13 WIB

 

TELITI: Petugas memasang garis polisi di rumah korban yang terletak di Dusun Lorpolor, Desa Karanggayam, Kecamatan Omben, Sampang, Selasa (9/1). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
TELITI: Petugas memasang garis polisi di rumah korban yang terletak di Dusun Lorpolor, Desa Karanggayam, Kecamatan Omben, Sampang, Selasa (9/1). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)

RadarBangkalan.id - Polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan Siti Maimuna (SM), perempuan 30 tahun yang ditemukan tewas di kamarnya di Dusun Lorpolor, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, Jawa Timur, Selasa (9/1).

Kerabat korban mengaku bahwa SM sudah diincar sejak beberapa hari lalu sebelum kejadian. Pakaian yang dijemur di samping rumahnya dirobek orang tidak dikenal (OTK).

"Sepertinya memang diincar," ucap salah satu kerabat korban.

Saat kejadian, suami SM memang sudah tidak ada di rumah. Dia berangkat merantau ke Surabaya sehari sebelum peristiwa nahas tersebut.

Baca Juga: Keberadaan Bahan Berbahaya dalam Kopi Kemasan Indonesia: Fakta atau Hoaks?

Korban tidak sendirian. Dia tinggal satu atap dengan kakak dan ipar perempuannya.

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) Selasa (9/1). Tim dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo.

Penyelidik masih mendalami dugaan pembunuhan tersebut.

Hampir seluruh sudut ruangan dari rumah yang berdinding kayu itu diamati oleh Tim Inafis Polres Sampang.

Baca Juga: 3 Program Pengembangan Skill yang Bisa Membuka Peluang Karir Baru bagi Fresh Graduate

Dari hasil olah TKP, petugas membawa dua boks besar dan dua tas kecil yang diduga sebagai barang bukti (BB).

Kerabat terdekat korban juga dimintai keterangan. Mereka adalah suami SM, kakak, beserta iparnya usai melaksanakan olah TKP.

Polisi memang sudah memadati rumah korban saat mendapat laporan peristiwa tersebut.

Kasihumas Polres Sampang Ipda Sujianto menjelaskan, petugas masih terus menggali informasi dari sejumlah saksi.

Baca Juga: Dana Kampanye PSI Terendah Cuma Rp180 Ribu, KPU Buka Suara

Hal ini untuk mengungkap pelaku dan motif dari pembunuhan perempuan yang dikaruniai dua anak itu.

Sujianto menerangkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30. Korban ditemukan kali pertama oleh kakaknya, Rikman.

Dia mendengar teriakan adiknya dan langsung menuju kamar korban. Di tempat itu, SM sudah tergeletak penuh darah.

"Sekitar enam luka robek di tubuh korban. SM dinyatakan meninggal karena kehabisan darah saat dievakuasi ke Puskesmas Omben. Urat nadi di tangannya terputus," ulasnya.

Baca Juga: Hampir 50% Kuasai Pasar di Filipina, Jokowi Meninjau Perusahaan Indonesia yang Mendominasi Pasar di Filipina

Mantan anggota reskrim itu meminta publik untuk bersabar. Sebab, polisi masih bekerja untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Perkembangan penanganan perkara akan dikabarkan secara bertahap dan transparan.

"Nanti akan kami kabari lebih lanjut. Hasil olah TKP juga masih terus kami dalami. Kita kumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi," jelas polisi satu balok emas di pundaknya itu. ***

Photo
Photo
Grafis oleh Andriansyah JPRM
Grafis oleh Andriansyah JPRM
Editor : Abdul Basri
#sampang #pembunuhan #siti maimunah