News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Inilah Tampang Dua Tersangka Dalam Carok Paling Mengerikan yang Tewaskan Empat Pria di Tanjung Bumi Bangkalan

Abdul Basri • Selasa, 16 Januari 2024 | 02:09 WIB

 

Tampang Hasan Tanjung dan Wardi yang menang carok vs 4 orang di Bangkalan, Madura. (kolase)
Tampang Hasan Tanjung dan Wardi yang menang carok vs 4 orang di Bangkalan, Madura. (kolase)

Radarbangkalan.id - Empat orang tewas dalam pertikaian dan carok dua kelompok warga di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (12/1/2024) malam.

Pertikaian yang terjadi di tepi jalan Dusun Kwanyar sekitar pukul 18.30 WIB itu melibatkan dua kelompok warga, masing-masing terdiri dari dua orang dan empat orang.

Kepala Desa Bumianyar, Hartono, membenarkan peristiwa berdarah yang terjadi di dekat sebuah warung di desanya.

Baca Juga: Berawal Dari Hal Sepele, Ini Kronologi Tragedi Carok Maut di Bangkalan yang Berujung Empat Korban Tewas

Perkelahian yang mengakibatkan empat orang tewas tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.

Tiga orang tercatat sebagai warga Desa Larangan Timur dan satu orang lainnya merupakan warganya.

"Sekitar habis magrib kejadiannya," kata Hartono.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Jawa Pos Radar Madura (JPRM), sebelum kejadian, Mat Tanjar mengendarai sepeda motor dan membonceng Mat Terdam.

Karena ngebut saat mengendarai sepeda motor di jalan raya Desa Bumianyar, Mat Tanjar ditegur oleh Hasan Busri. Karena tidak terima ditegur, Mat Tanjar memukul Hasan Busri.

Baca Juga: Tragedi Carok di Bangkalan Tewaskan 4 Orang : Ini Dia Fakta dan Kronologi Lengkapnya

 

Tidak terima dengan perbuatan Mat Tanjar, Hasan Busri kemudian pulang ke rumahnya untuk mengambil celurit.

Setiba di rumah, Hasan Busri bertemu dengan adiknya yaitu Wardi. Selanjutnya, Hasan Busri mengajak adiknya untuk menemui Mat Tanjar.

Saat keluar dari rumah, keduanya membekali diri dengan celurit.

Selanjutnya, Hasan Busri dan Wardi mencari keberadaan Mat Tanjar.

Baca Juga: Kepolisian Berupaya Ungkap Skenario Kelam Tragedi Carok Massal di Bangkalan

Tak disangka, mereka melihat Mat Tanjar dan Mat Terdam di dekat buju' Korong di Dusun Kwanyar. Saat itu Mat Tanjar dan Mat Terdam ditemani dua rekannya yaitu Najehri dan M. Hafit.

"Setiba di TKP, kakak beradik itu langsung menyerang (kelompok) Mat Tanjar," ucap Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya.

Febri Isman Jaya menegaskan, motif pertikaian itu dilatarbelakangi kesalahpahaman antara Hasan Busri dan Mat Tanjar.

Berdasar informasi yang diterima jajarannya, Mat Tanjar tidak terima ditegur Hasan Busri.

Baca Juga: Pengancam Anies Baswedan Tertangkap, Polda Kaltim Masih Buru Satu Lagi Akun yang Ancam Tembak Anies Baswedan

Sedangkan Hasan Busri menegur Mat Tanjar lantaran ngebut saat mengendarai sepeda motor. Karena itu, Mat Tanjar memukul Hasan Busri.

"Bahkan, setelah memukul, Mat Tanjar menantang Hasan Busri untuk duel," ujar alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 2003 tersebut.

Akibat pertikaian itu, lanjut Febri Isman Jaya, empat orang meninggal setelah mengalami luka sabetan sajam. Sementara Hasan Busri dan Wardi diklaim tidak mengalami luka sabetan sajam.

"Empat orang yang tewas itu satu kelompok. Sedangkan dua terduga pelaku sudah diamankan di mapolres," tegas mantan Kabagops Polrestro Jakarta Barat itu.

Dijelaskan, aparat kepolisian juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB) di TKP dan dari tangan tersangka.

Baca Juga: Terungkap Motif Carok di Bangkalan yang menewaskan 4 Orang : Sorot Lampu Motor Berujung Maut

Di antaranya, sebilah sajam jenis celurit lengkap dengan sarungnya, sebilah sajam jenis pisau lengkap dengan sarungnya, dan beberapa BB lainnya.

"Tersangka dijerat pasal 338 KUHP subsidair pasal 340 KUHP," pungkasnya.

Sebelumnya, video pertikaian dua kelompok warga di Kecamatan Tanjungbumi menggunakan sajam viral di media sosial (medsos).

Dalam penggalan video yang beredar, para pihak yang berselisih terlihat saling sabet. Di penggalan video lainnya, terlihat beberapa pria sudah terkapar dan dikabarkan tewas di TKP. ***

SIMBOLIS: Ketua MDW Siti Farida berikan buket berupa produk herbal kepada Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo saat melakukan aksi di depan mapolres Senin (15/1). (MOH. IQBAL AFGAN)
SIMBOLIS: Ketua MDW Siti Farida berikan buket berupa produk herbal kepada Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo saat melakukan aksi di depan mapolres Senin (15/1). (MOH. IQBAL AFGAN)
Editor : Abdul Basri
#tersangka #carok #bangkalan #tanjung bumi