SUMENEP — Himpunan Mahasiswa Program Studi Psikologi Islam Institut Kariman Wirayudha sukses menggelar closing event yang dikemas dalam bentuk seminar sekaligus peresmian Biro Psikologi Institut Kariman Wirayudha pada Selasa (17/6).
Acara ini mengusung tema Memahami Krisis Mental di Kalangan Milenial dan Gen Z dan menghadirkan pemateri dari luar.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Antara lain para pengasuh Pondok Pesantren PTAL, MDTAL Putri dan MDTAL Putra Al-Karimiyyah, rektor dan wakil rektor III Institut Kariman Wirayudha, dekan fakultas, ketua program studi, para dosen psikologi, serta para pemenang lomba yang diselenggarakan sebelumnya.
Dalam sambutannya, rektor Institut Kariman Wirayudha memberikan apresiasi atas kemajuan signifikan yang dicapai program studi psikologi Islam.
Dia menyoroti pencapaian Prodi Psikologi sebagai yang pertama di kampus ini yang mampu menggelar kegiatan berskala luas, melibatkan peserta dari luar kampus, termasuk kalangan siswa-siswi SMA.
”Program studi psikologi ini baru berdiri pada tahun 2020 dan kini telah berusia lima tahun. Namun, perkembangan yang ditunjukkan sangat pesat, baik dari segi jumlah mahasiswa maupun kualitas kinerjanya. Bahkan, psikologi menjadi prodi pertama yang berhasil mengadakan event dengan peserta dari luar kampus, termasuk siswa SMA. Ini sekaligus menjadi bentuk promosi kampus Inkadha secara tidak langsung,” ujarnya.
Rektor juga berpesan agar prodi psikologi Islam terus menjaga dan meningkatkan kualitasnya di masa mendatang, baik dari segi akademik, kinerja mahasiswa, maupun kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Harapan saya, semoga prodi psikologi terus berkembang dan menjaga kualitasnya tanpa mengalami penurunan, baik dari sisi mahasiswa maupun kinerjanya,” tutup beliau.
Baca Juga: Kasus Rokok Ilegal di Bus Terbakar Masih Menggantung
Acara ini menjadi bukti bahwa kehadiran prodi psikologi Islam di Institut Kariman Wirayudha memiliki peran penting dan daya tarik kuat, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di kalangan masyarakat luas—terutama generasi muda.
Ketua Himpunan Mahasiswa Psikologi Islam Bustam Raudhi juga menyampaikan apresiasi dan harapan terhadap keberlangsungan acara ini.
"Terlaksananya acara ini merupakan hasil dari komitmen seluruh pengurus HMP. Kami berharap, kegiatan positif seperti ini ke depan mendapat perhatian dan dukungan lebih dari pimpinan kampus," ucapnya.
"Kami juga berkomitmen agar acara semacam ini tidak berhenti di sini saja, tetapi terus berlanjut setiap tahun. Karena kami meyakini, 'kami memang bukan yang terbaik, tapi kami yang pertama,’” pungkasnya. (*)
Editor : Ina Herdiyana