SAMPANG, RadarBangkalan.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah gencar mengeliminasi penyakit kusta di daerah-daerah endemik.
Salah satu strategi yang diterapkan adalah kompetisi antarpuskesmas dalam mendeteksi penderita kusta.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat kunjungan ke Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong, Sampang, Selasa (8/7), menyampaikan bahwa puskesmas yang paling banyak menemukan penderita kusta akan mendapatkan hadiah uang tunai hingga ratusan juta rupiah.
”Obat kusta sudah tersedia. Jadi, semakin cepat penderita ditemukan dan diobati, semakin cepat pula wilayah tersebut terbebas dari kusta,” ujar Menkes.
Untuk Kabupaten Sampang, Budi menyiapkan hadiah Rp 50 juta untuk puskesmas penemu kasus kusta terbanyak, Rp 30 juta untuk posisi kedua, dan Rp 20 juta bagi puskesmas di posisi ketiga.
Penghargaan tersebut akan diberikan pada kunjungan kerja Menkes berikutnya yang direncanakan berlangsung Desember mendatang.
Budi menekankan pentingnya tidak takut dengan meningkatnya angka kasus yang ditemukan karena itu justru menandakan keberhasilan dalam pendeteksian dini.
”Jangan anggap kusta sebagai penyakit kutukan. Ini penyakit yang bisa disembuhkan dan penderitanya tak perlu dikucilkan,” tegasnya.
Sampang dipilih sebagai salah satu lokasi program percontohan eliminasi kusta karena tingginya jumlah penderita di wilayah tersebut.
Menkes Budi Gunadi Sadikin berharap, dengan dukungan masyarakat dan tenaga kesehatan, penyakit ini bisa segera diatasi tanpa menimbulkan stigma sosial. (jun/yan)
Editor : Ina Herdiyana