Legit di Setiap Gigitan, Lupis Singkong, Jajanan Tradisional Madura yang Mulai Langka
Ina Herdiyana• Jumat, 18 Juli 2025 | 20:06 WIB
Lupis singkon, makanan tradisional khas Madura.
RadarBangkalan.id – Aroma legit dan rasa gurih langsung menyapa saat bungkus daun pisang dibuka. Di dalamnya, potongan lupis singkong tampak menggiurkan, disiram parutan kelapa dan guyuran gula merah cair yang harum menggoda.
Itulah jajan lupis singkong, salah satu kudapan tradisional khas Madura yang kian sulit dijumpai.
Kudapan berbahan dasar singkong parut ini masih setia diproduksi secara tradisional oleh beberapa warga, terutama di pelosok desa di Madura.
Pembuatannya masih mengandalkan alat dapur rumahan, mulai dari memarut singkong, membungkus adonan dengan daun pisang, hingga mengukusnya selama berjam-jam.
Lupis singkong punya ciri khas yang berbeda dengan lupis beras ketan. Tekstur kenyal berasal dari singkong yang diparut halus dan dicampur kelapa parut muda.
Setelah dikukus, lupis dipotong dan disajikan dengan taburan kelapa parut serta siraman gula merah cair yang dimasak hingga kental.
Selain murah meriah, jajanan ini juga menyimpan filosofi tentang kebersamaan. Di masa lalu, lupis sering disajikan saat gotong royong desa atau kenduri kecil.
Sayangnya, pesona kuliner ini mulai tergerus zaman. Minimnya regenerasi pembuat dan kurangnya promosi membuat keberadaan lupis singkong nyaris punah di beberapa wilayah Madura.
Dengan rasanya yang autentik dan nilai budaya yang kuat, lupis singkong layak menjadi ikon jajanan tradisional yang diangkat kembali ke permukaan.
Tak hanya sebagai pelepas lapar, tapi juga sebagai pengingat akan akar budaya yang tak boleh hilang.