Radarbangkalan.id – Jika berkunjung ke ujung timur Pulau Madura, tepatnya di Kabupaten Sumenep, jangan lewatkan sajian legendaris yang satu ini: kaldu kokot. Hidangan berkuah gurih ini memadukan kikil kaki sapi dan kacang hijau, menghasilkan cita rasa khas yang sulit dilupakan. Aromanya harum, kuahnya medok, dan rasanya maknyus — tak heran jadi favorit warga lokal maupun wisatawan.
Meski terlihat sederhana, kaldu kokot punya kekuatan pada kuahnya yang kaya rempah. Perpaduan serai, kayu manis, pala, dan cengkeh menghadirkan sensasi hangat dan wangi menggoda. Apalagi, kikil dan tulang sapi (kokot) dimasak hingga empuk, membuat teksturnya kenyal namun lembut di mulut.
Berikut resep kaldu kokot kikil khas Sumenep yang bisa Anda praktikkan di rumah.
Bahan Utama
- 200–250 gram kikil sapi
- 200–250 gram kokot (balungan/tulang sapi)
- 250 gram kacang hijau, cuci bersih
- 3 batang daun bawang, iris halus
- 2 batang serai, memarkan
- 1 batang kayu manis
- 1,5–2 liter air
- Garam, gula pasir, dan kaldu bubuk secukupnya
- Minyak goreng untuk menumis
Bumbu Halus
- 100 gram bawang putih
- 50 gram bawang merah
- 50 gram bawang putih goreng (opsional)
- 1 ruas jahe
- 2 buah pala
- 3 biji cengkeh
- 1 sdm merica bubuk
Langkah Memasak
- Bersihkan kikil, kokot, dan kacang hijau. Rebus dalam panci presto hingga empuk.
- Haluskan semua bumbu, kemudian tumis dengan sedikit minyak hingga harum.
- Masukkan bumbu tumis ke dalam rebusan kikil dan kokot. Tambahkan serai, kayu manis, dan daun bawang.
- Bumbui dengan garam, gula, dan kaldu bubuk. Aduk rata, cek rasa.
- Masak sampai bumbu meresap dan kuah terasa gurih medok.
- Sajikan selagi panas bersama lontong, sambal, kecap, dan kerupuk untuk pelengkap.
Kaldu kokot ini tak hanya menghangatkan tubuh, tapi juga mengenyangkan berkat tambahan kacang hijau yang lembut. Sajian ini biasanya disantap pagi hingga siang hari, terutama saat cuaca sedang sejuk.
Bagi pecinta kuliner nusantara, mencoba kaldu kokot kikil khas Sumenep adalah sebuah kewajiban. Rasanya yang autentik, kuah rempah yang pekat, dan sensasi kenyal kikil akan membuat siapa saja ingin menambah porsi.
Editor : Mohammad Sugianto