RadarBangkalan.id – Gelatin adalah protein unik yang diperoleh dari kolagen, yaitu bagian yang memberikan kekuatan pada jaringan tubuh hewan seperti kulit dan tulang.
Secara fisik, gelatin biasanya berbentuk bubuk kuning pucat atau lembaran bening yang tidak memiliki rasa maupun bau.
Keunikan utama bahan ini terletak pada kemampuannya mengubah cairan menjadi padatan yang kenyal dan lembut saat didinginkan.
Baca Juga: EJIES 2026 Saring Inovator Pendidikan, 40 Karya Terbaik dari Madura Lolos Tahap Lanjut
Gel yang terbentuk akan mencair kembali jika dipanaskan di atas suhu sekitar 35°C. Sifat inilah yang memberikan sensasi meleleh di mulut pada produk-produk seperti jeli, permen kenyal, dan mousse.
Selain membuat makanan jadi kenyal, gelatin berfungsi sebagai perekat atau penstabil seperti dalam pembuatan es krim, gelatin bertugas mencegah munculnya kristal es yang kasar, sehingga teksturnya tetap lembut dan creamy.
Di dalam yogurt, ia menjaga agar air tidak terpisah dari bagian padatnya, memastikan tampilan makanan tetap menarik dan segar lebih lama.
Kegunaan gelatin meluas hingga ke obat-obatan. Sebagian besar cangkang kapsul bening yang melindungi bubuk obat terbuat dari gelatin karena sifatnya yang aman bagi pencernaan dan mudah larut dalam perut.
Baca Juga: Tempoyak Durian: Hidangan Fermentasi dari Raja Buah
Tidak hanya itu, di dunia fotografi analog, lapisan tipis pada film foto menggunakan gelatin untuk menempelkan bahan kimia yang menangkap cahaya, membuktikan betapa kuatnya daya rekat bahan alami ini.
Selain itu, gelatin juga mengandung asam amino yang baik untuk kesehatan kulit, kuku, dan rambut.
Meskipun bukan pengganti protein utama seperti daging atau telur, konsumsi gelatin sering dikaitkan dengan kenyamanan sendi karena kemampuannya membantu menjaga kelenturan jaringan ikat dalam tubuh kita. (Athoya Hanin)
Editor : Ina Herdiyana