News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Jaringan Sindikat TPPO Dibongkar Bareskrim Polri: 823 WNI Jadi Korban, Kerugian Capai Rp 1,6 Triliun

Ajiv Ibrohim • Rabu, 17 Juli 2024 | 18:17 WIB
Ilustrasi perdagangan orang (Dok.JawaPos.com)
Ilustrasi perdagangan orang (Dok.JawaPos.com)

RadarBangkalan.id - Bareskrim Polri berhasil mengungkap sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) jaringan internasional yang beroperasi di Indonesia, India, Tiongkok, dan Thailand.

Sindikat ini telah menipu dan memperkerjakan 823 WNI secara paksa, dengan total kerugian mencapai Rp 1,6 triliun.

Empat tersangka telah ditangkap, yaitu ZS (warga negara Tiongkok), M, H, dan NSS. ZS berperan sebagai pemimpin sindikat, mempekerjakan 17 WNI, 10 warga negara Thailand, 21 warga negara Tiongkok, dan 20 warga negara India.

M bertugas merekrut WNI untuk bekerja sebagai operator komputer, namun kenyataannya mereka dipaksa melakukan penipuan online.

Baca Juga: Kabar Baik untuk Kepala Sekolah: Tunjangan Profesi hingga 3 Kali Gaji Pokok, Begini Caranya

H adalah operator scam, dan NSS bertindak sebagai penerjemah untuk menjelaskan modus operandi kepada WNI.

Kasus ini terbongkar setelah penangkapan NSS pada Agustus 2023, penyelidikan lebih lanjut mengarah pada ZS yang berada di Abu Dhabi. Red notice Interpol diterbitkan untuk ZS pada Desember 2023.

Para korban awalnya ditawari pekerjaan sebagai operator komputer, namun setelah tiba di negara tujuan, mereka dipaksa bekerja melakukan penipuan online.

Sindikat ini beroperasi di apartemen dan hotel, dengan pengawasan ketat dan jam kerja panjang.

Para korban mengalami pelecehan fisik dan verbal, serta diancam akan dideportasi jika tidak menuruti perintah.

Bareskrim Polri masih terus menyelidiki kasus ini dan berusaha menangkap empat buron WNI dan satu WNA lainnya. Aset ZS di Abu Dhabi juga diusahakan untuk dirampas.

Baca Juga: Mimpi Buruk Guru Honorer: Hari Pertama Tahun Ajaran Baru Menjadi Hari Terakhir Mengajar

Kasus ini menjadi pengingat tentang bahaya perdagangan orang dan pentingnya kewaspadaan bagi para pencari kerja.

Pastikan untuk mencari informasi yang valid dan terpercaya sebelum menerima tawaran pekerjaan di luar negeri.

Laporkan juga kepada pihak berwajib jika menemukan indikasi adanya praktik perdagangan orang. ***

Epson Monna Lisa ML-13000 printing on cotton fabric.
Epson Monna Lisa ML-13000 printing on cotton fabric.
Editor : Ajiv Ibrohim
#polri #tppo #bareskrim polri