MED
Pihak Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara langsung mengambil tindakan cepat setelah kejadian tersebut. Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan, Asri Santosa, mengatakan bahwa seluruh penumpang dan kru telah dievakuasi dan diinapkan di hotel terdekat.
“Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat, termasuk kabin dan bagasi, tidak ditemukan bahan peledak. Semua aman,” tegas Asri dalam pernyataannya.
Ia menambahkan, penerbangan lanjutan menuju Jakarta akan dilakukan pagi ini. “Direncanakan pesawat akan diberangkatkan ke Bandara Soekarno-Hatta pada pagi hari ini,” lanjutnya.
Prosedur keamanan juga dilakukan dengan ketat namun tetap memperhatikan kenyamanan para jamaah. Petugas di Bandara Kualanamu melakukan penanganan secara terisolasi, sehingga operasional bandara lainnya tetap berjalan normal.
Sebelumnya, PGS Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Anak Agung Ngurah Pranajaya, menjelaskan bahwa pilot Saudia Airlines memutuskan mendarat di bandara terdekat setelah menerima informasi adanya ancaman bom. Keputusan tersebut diambil demi menjamin keselamatan seluruh penumpang dan awak kabin.
Pesawat tersebut mengangkut 442 jamaah haji yang terdiri dari 207 pria dan 235 wanita. Mereka semua berasal dari Kota Depok dan sedang dalam perjalanan pulang dari ibadah haji di Tanah Suci.
Editor : Mohammad Sugianto