RadarBangkalan.id - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunawan Sadikin, menghadirkan perkembangan terbaru mengenai kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI pada minggu ke-18 tahun 2024.
Menurut Menkes Budi, angka kasus DBD di Indonesia telah mencapai 91.269 kasus dengan 641 kematian.
Perbandingan dengan periode yang sama pada tahun 2023, di mana hanya terdapat 29.822 kasus dengan 227 kematian, menunjukkan peningkatan yang signifikan.
"Di Indonesia, kasus DBD cenderung bersifat musiman, terkait dengan siklus seperti El Nino. Secara umum, puncak kasus terjadi setiap tiga tahun, dengan pergantian musim yang seringkali terjadi antara bulan Desember hingga Februari." jelasnya dalam rapat kerja tersebut.
"Kami memperkirakan akan terjadi penurunan kasus pada bulan Juli. Dalam pola tahunan, kami melihat peningkatan kasus terutama pada bulan Desember dan Februari," lanjutnya.
Data menunjukkan bahwa kasus DBD paling tinggi terjadi pada kelompok usia produktif, yaitu 15-44 tahun, mencakup sekitar 43% dari total kasus dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Sementara itu, angka kematian akibat DBD paling tinggi terjadi pada kelompok usia anak-anak, yaitu 5-14 tahun, mencapai sekitar 53% dari total kematian dalam tujuh tahun terakhir.
Dalam upaya penanggulangan DBD, Menkes Budi Gunadi menyatakan bahwa fokus utama masih pada penerapan teknologi Wolbachia.
Saat ini, implementasi teknologi ini masih difokuskan pada lima kota di Indonesia.
Contohnya adalah Kota Yogyakarta yang melaporkan penurunan kasus DBD pada tahun 2024 setelah menerapkan Wolbachia.
"Yogyakarta telah menerapkan Wolbachia dan tidak ada lagi kasus DBD," ungkapnya.
Berikut adalah progres capaian penerapan Wolbachia di beberapa kota:
1. Semarang
- Target kecamatan: 16
- Capaian: 4
- Target: 60%
- Capaian: 50%
2. Bontang
- Target: 3
- Capaian kecamatan: 3
- Target: 60%
- Capaian: 32%
3. Kupang
- Target kecamatan: 3
- Capaian kecamatan: 1
- Target: 60%
- Capaian: 7,89%
4. Bandung
- Target: 1
- Capaian kecamatan: 2
- Target: 60%
- Capaian: 14%
5. Jakarta Barat
- Masih dalam proses
Dengan progres yang telah dicapai, diharapkan upaya penanggulangan DBD dengan teknologi Wolbachia akan terus ditingkatkan, sehingga dapat meminimalisir kasus DBD di masa mendatang dan menjaga kesehatan masyarakat Indonesia.
Menkes Budi Gunawan Sadikin optimis bahwa dengan upaya yang terus dilakukan, penurunan kasus DBD yang signifikan akan dapat tercapai pada bulan Juli mendatang. ***