News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Tragis ! Driver Ojol Meninggal Karena Kelaparan, Kenali Tanda-tanda Tubuh Saat Perut Kosong

Azril Arham • Jumat, 16 Agustus 2024 | 03:14 WIB
Ojol Kelaparan
Ojol Kelaparan

RadarBangkalan.id - Kabar duka datang dari dunia ojek online (ojol) dengan berita meninggalnya Darwin Mangudut Simanjuntak, seorang driver ojol berusia 49 tahun.

Darwin ditemukan meninggal dunia saat sedang antre orderan, diduga karena kelaparan dan tidak memiliki uang untuk membeli makanan.

Kejadian ini mengingatkan kita akan dampak serius dari kelaparan dan pentingnya memahami sinyal-sinyal tubuh saat kita tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup.


Kelaparan yang berkepanjangan dapat memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Organ-organ tubuh kita memerlukan energi untuk menjalankan fungsinya dengan baik, dan energi ini biasanya diperoleh dari makanan dan minuman.

Ketika kita tidak makan dalam waktu yang lama, tubuh akan mulai menunjukkan berbagai tanda-tanda peringatan.

Menurut Spesialis Penyakit Dalam dr. Yunita Indah Dewi, SpPD, ada beberapa "alarm" tubuh yang bisa menjadi indikasi kelaparan.

Tanda-tanda ini termasuk perasaan lemas, mual, hingga muntah.

"Tanda-tanda tubuh jika mengalami kelaparan pasti kompensasinya lemas. Lalu bisa seperti orang sakit lambung, ada keluhan seperti mual atau muntah kadang-kadang," jelas dr. Yunita dilansir dari detikcom pada Rabu (14/8/2024).

Selain gejala utama tersebut, ada beberapa gejala tambahan yang juga dapat muncul.

"Beberapa orang juga mungkin mengalami jantung berdebar, pandangan kabur, sakit kepala, dan gemetaran," tambah dr. Yunita.

Gejala-gejala ini menunjukkan bahwa tubuh mulai mengalami kekurangan energi yang dapat mengganggu fungsi normalnya.

Dalam kondisi kelaparan, beberapa orang mungkin memilih untuk tidur sebagai cara untuk mengatasi rasa lapar.

Tidur dapat menjadi opsi untuk menahan lapar sementara hingga seseorang mendapatkan asupan energi berikutnya.

Dr. Yunita menjelaskan bahwa tidur memang dapat membantu mengurangi rasa lapar sementara waktu.

"Saat tidur, metabolisme tubuh menurun karena tidak ada aktivitas. Kebutuhan kalori atau energi juga menurun, sehingga simpanan kalori dan energi di tubuh bisa lebih banyak dan bisa menahan lapar sementara," tambahnya. ***

SUPPORT SYSTEM: Kepala SMP Buma H Imamuddin MPd.I (kiri) bersama Nabila Zara Widyana menjelang OSN 2024 di Jakarta beberapa waktu lalu.
SUPPORT SYSTEM: Kepala SMP Buma H Imamuddin MPd.I (kiri) bersama Nabila Zara Widyana menjelang OSN 2024 di Jakarta beberapa waktu lalu.
Editor : Azril Arham
#kelaparan #perut kosong #ojol #kesehatan