RadarBangkalan.id - Putri Tukul Arwana, Novita Eka Afriana atau yang akrab disapa Vita, mengungkapkan berbagai cara yang dilakukan oleh keluarganya untuk menjaga kondisi emosi Tukul tetap bahagia dan mempercepat proses penyembuhannya.
Dalam wawancara bersama Raffi Ahmad di acara FYP TRANS7, Vita menjelaskan bahwa keluarga sering mengajak Tukul jalan-jalan untuk menghiburnya.
"Iya, sering (jalan-jalan)," ujar Vita ketika Raffi Ahmad bertanya tentang perjalanan mereka ke Taman Safari di Bogor, Jawa Barat.
"Kami selalu ajak jalan-jalan, ke Taman Safari karena ada rumah di Puncak, jalan-jalan ke PIK, ke mal juga. Tapi, mungkin orang-orang nggak tahu karena ayah suka pakai topi," jelas Vita.
Vita dan adiknya, Wahyu Jovan Utama atau yang akrab disapa Jovan, tinggal bersama Tukul dan selalu berusaha menjaga agar ayah mereka tidak stres dan tetap bahagia.
Mereka menyadari bahwa kondisi emosional yang positif sangat penting dalam proses penyembuhan Tukul.
Salah satu cara yang dilakukan oleh Vita untuk membuat ayahnya bahagia adalah dengan mengajak Tukul menonton acara Empat Mata, acara yang dipandu oleh Tukul sendiri dari tahun 2006 hingga 2016 dan kembali tayang pada 2019 hingga 2020.
"Kadang, aku suka ajak nonton, menonton acaranya dia sendiri di YouTube," ungkap Vita.
Selama acara, ditampilkan juga beberapa foto kebersamaan Tukul dengan keluarganya saat merayakan ulang tahun di kawasan Ancol, Jakarta.
Vita bercerita bahwa mereka bertemu dengan penggemar Tukul dan berfoto bersama. Moment-moment seperti ini sangat berharga bagi Tukul dan keluarganya.
Dalam perbincangan tersebut, Tukul lebih banyak merespons dengan memberikan jempol atau tertawa.
Namun, ada momen menyentuh ketika Tukul menangis saat mendengar pesan dan harapan dari Vita untuk kesembuhannya.
Reaksi emosional ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan keluarga dalam proses pemulihan Tukul.
Kronologi Tukul Jatuh Sakit
Vita juga menjelaskan asal muasal Tukul jatuh sakit pada September 2021. Kejadian tersebut terjadi pada sore hari ketika Jovan menemukan Tukul dalam kondisi tidak berdaya.
"Jovan yang menemukan ayah. Saat dia masuk, ayah sudah tiduran di bawah sofa. Kami kaget, dipanggil-panggil tapi tidak menjawab," kenang Vita.
Jovan segera memanggil Vita, namun Tukul tetap tidak memberikan respon. Vita awalnya mengira ayahnya tersedak karena batuk-batuk dan mencoba memberikan air putih, namun Tukul tidak bisa menelannya.
"Pas minum, nggak bisa. (Air) itu tumpah. Tapi, pas tumpah itu ayah sadar kayak ngelap. Cuma, nggak bisa minum, nggak bisa nelan," jelasnya.
Melihat kondisi tersebut, Vita segera melarikan Tukul ke rumah sakit terdekat. Dokter kemudian menduga Tukul mengalami stroke.
Serangan stroke ini menyebabkan tubuh Tukul lumpuh dan dia harus menjalani terapi untuk bisa menggerakkan tubuhnya kembali.
Operasi dan Proses Pemulihan
Pada tahun 2021, Tukul sempat menjalani operasi pembedahan di RS Pusat Otak Nasional Jakarta untuk menangani stroke tersebut.
Operasi ini merupakan langkah penting dalam menangani kondisi kesehatan Tukul yang kritis saat itu.
Sejak saat itu, Tukul menjalani proses pemulihan yang terus berlangsung hingga kini.
Dukungan dari keluarga, terutama dari anak-anaknya, sangat berperan dalam proses pemulihan Tukul.
Mereka terus berusaha menjaga kondisi emosional Tukul agar tetap stabil dan bahagia.
Salah satunya adalah dengan mengajak Tukul menonton acara Empat Mata yang pernah ia pandu, sebagai salah satu cara Tukul healing dan mendapatkan kebahagiaan.
Dengan berbagai usaha dan dukungan yang diberikan oleh keluarganya, diharapkan Tukul bisa segera pulih dan kembali menjalani aktivitasnya seperti sedia kala.
Proses pemulihan yang panjang ini membutuhkan kesabaran dan ketekunan, namun dengan cinta dan dukungan keluarga, Tukul memiliki harapan besar untuk sembuh. ***
Editor : Azril Arham