PAMEKASAN – Madura United rawan tergelincir. Posisinya berada di peringkat ke-13 klasemen sementara. Sedangkan dua tim yang siap mengudeta Laskar Sape Kerrap adalah Dewa United dan PSBS Biak.
Situasi itu membuat jajaran pelatih MU harus menggeber kemampuan anak asuhnya. Yakni, menggenjot fisik dan daya tahan pemain setinggi mungkin.
Pelatih fisik MU Marcelo Margalho menyatakan, pascalibur kondisi para pemain tidak berada pada level yang sama.
Tim pelatih tak ingin mengambil risiko kehilangan momentum. Sehingga, intensitas latihan perlu ditingkatkan.
Menu latihan kini diarahkan untuk membangun ulang kekuatan dasar yang sempat mengendur. Beban kerja pemain dinaikkan secara bertahap, tetapi konsisten.
”Untuk beberapa minggu ke depan, intensitas latihan memang lebih tinggi dari sebelumnya,” katanya.
Kekalahan 1-4 dari Persib menjadi bahan evaluasi utama bagi Joao Pereira Albertine alias Balotelli dan kawan-kawan. Lini belakang yang rapuh dan duel-duel fisik yang kalah menjadi catatan tebal.
”Power pemain harus ditingkatkan. Dalam beberapa pertandingan terakhir terlihat kami butuh tenaga yang lebih kuat untuk bersaing,” tegas Marcelo.
Selain itu, latihan kecepatan dengan tempo tinggi mulai dimasukkan sebagai menu wajib.
MU akan menantang tuan rumah Arema FC Selasa (23/12). Laga derbi itu akan tersaji di Stadion Kanjuruhan Malang.
Itu akan menghadirkan tekanan ganda, seperti atmosfer suporter dan intensitas permainan tinggi. (afg/jup)
Editor : Ina Herdiyana