RadarBangkalan.id - Seperti yang kita ketahui bersama jika bawang merah memiliki banyak sekali manfaat yang baik untuk tubuh, termasuk untuk batuk.
Meski biasa digunakan untuk bumbu masa, bawang merah juga sudah dijadikan sebagai pengobatan tradisional secara turun menurun.
Di sisi lain, minyak telon yang memiliki wangi yang khas dan mampu memberikan sensasi hangat menjadi perpaduan yang luar biasa jika dicampurkan dengan bawang merah untuk meredakan batuk.
Lantas, apa alasan mendasar jika bawang merah dan minyak telon untuk batuk akan sangat efektif? Yuk simak pembahasannya di bawah ini.
- Bawang Merah dan Minyak Telon untuk Batuk.
Selain manfaat yang dimilikinya, ternyata perpaduan bawang merah dan minyak telon bisa menjadi alternatif untuk meredakan batuk.
Hanya dengan mengiris bawang merah tipis-tipis, lalu blander hingga halus. SetelBaca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Cara Akses Info GTK untuk Guru dan Tenaga Kependidikanah itu bisa mencampurkannya dengan minyak telon.
Setelah itu bisa langsung mengoleskan campuran tersebut ke bagian dada, punggung, telapak kaki dan kepala si Kecil sambil memijat secara lembut supaya bayi merasa lebih nyaman.
Berkat adanya kandungan vitamin B6, C, Chromium, Flavonoid, Quercetin, Folic Acid, dan Kalsium pada bawang merah, dipercaya mampu meredakan batuk si Kecil.
Dengan melakukan metode di atas, biasanya batuk bayi akan mereda dalam beberapa jam.
Meskipun tidak berpotensi bahaya, akan tetapi dengan mengoleskan bawang merah secara langsung ke kulit bayi yang sensitif akan berpotensi timbulnya iritas.
Hal tersebut karena bawang merah memiliki sifat iritatif jika terkena kulit bayi.
Sehingga akan merasakan sensasi terbakar hingga melepuh jika ditempelkan langsung ke kulit.
Hal yang harus diingat adalah jika metode tersebut tidak membuat batuk bayi mereda, maka lebih untuk langsung membawanya ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.
Selain menerapkan metode tersebut, kamu harus tetap menjaga kesehatan bayi supaya tetap fit.
Apabila cara alternatif ini berhasil, sebaiknya kamu harus tetap memberikan perlindungan lebih supaya tubuh bayi bisa tetap terjaga.
- 3 Jenis Minyak Telon Alami yang Bisa Dikombinasikan dengan Bawang Merah.
Sebagai informasi, jika minyak telon memiliki kandungan setidaknya 3 jenis minyak alami, yaitu minyak adas, minyak kayu putih, dan minyak kelapa.
Kandungan minyak alami yang dimiliki minyak telon tersebut memiliki manfaat yang berbeda-beda, seperti:
- Minyak Adas.
Minyak telon yang memiliki kandungan minyak adas akan mampu untuk meredakan sakit perut dan mampu melancarkan saluran pencernaan.
Minyak adas ini juga dipercaya mampu meredakan batuk berdahak dan hidung tersumbat.
Hal tersebut dikarenakan minyak alami ini mampu untuk mengencerkan dahak, sehingga akan lebih mudah untuk dikeluarkan.
- Minyak Kayu Putih.
Kandungan minyak telon yang terdapat di minyak kayu putih ini bisa memberikan sensasi yang hangat ketika dioleskan pada kulit.
Selain bisa menghangatkan, dengan kandungan yang dimilikinya juga mampu meredakan rasa gatal dikarenakan terkena gigitan serangga, salah satunya nyamuk.
- Minyak Kelapa.
Kandungan minyak kelapa yang ada di dalam minyak telon akan berguna untuk melembapkan kulit.
Dengan kandungan yang dimilikinya, akan mampu untuk menghidrasi kulit dengan sangat baik dan sudah terbukti bisa mengatasi gejala eksim yang ditandai dengan gatal dan ruam.
Bukan hanya itu saja, minyak telon yang memiliki kandungan minyak kelapa juga diketahui memiliki sifat antikuman sehingga dipercaya mampu untuk melindungi kulit dari kuman yang bisa menyebabkan infeksi pada kulit.
Baca Juga: Panduan Login Info GTK 2025 untuk Cek Tunjangan Sertifikasi Guru
Itulah pembahasan metode bawang merah dan minyak telon untuk batuk pada bayi.
Kesimpulannya, memang jika bawang merah memiliki sifat antimikroba dan antioksidan, namun bukti secara ilmiah yang bisa menegaskan jika metode ini mampu mengatasu gejala batuk masih sangat terbatas.
Namun, jika si Kecil tidak memiliki alergi pada bawang merah, maka metode ini seharusnya aman dilakukan untuk dijadikan pertolongan pertama. ***